You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sejumlah Petugas melakukan pengurasan saluran Phb Menteng Pulo
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Progres Pengerukan Saluran Penghubung Menteng Pulo Capai 30 Persen

Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan melakukan pengerukan sedimen lumpur dan sampah di Saluran Penghubung (Phb) Menteng Pulo, Jalan Makmur, RW 09, Kelurahan Menteng Atas. Progresnya saat ini sudah mencapai 30 persen.

"Ditargetkan akhir bulan depan selesai"

Personel Satuan Tugas SDA Kecamatan Setiabudi, Rizki Saputra mengatakan, pengerukan saluran tersebut dilakukan sepanjang 370 meter dengan ketebalan sedimen lumpur mencapai 30 sentimeter. 

"Setiap harinya, kita mampu mengangkat sekitar 150 karung lumpur dari saluran itu," ujarnya, Selasa (26/8). 

Anwar Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Sedimen di Kali Uangan Pesanggarahan

Rizki menjelaskan, pengerukan yang dilakukan delapan personel Pasukan Biru sejak awal bulan ini bertujuan mengembalikan daya tampung dan menjaga kebersihan saluran untuk mencegah potensi terjadinya genangan maupun banjir.

"Saat ini progres pengerjaan sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan akhir bulan depan selesai," terangnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat, Lukman (45) mengapresiasi pengerukan saluran air yang dilakukan jajaran Satpel SDA Kecamatan Setiabudi.

"Kalau sudah dikeruk lumpurnya dan saluran semakin dalam lagi, tentu nantinya ketika hujan potensi genangan di lokasi ini dapat diminimalisir," tandasnya. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3261 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2125 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye791 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye782 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye725 personDessy Suciati