You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Normalisasi Saluran Air di Jalan Karet Pasar Baru Barat
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Normalisasi Saluran Jl Karet Pasar Baru Barat 2 Rampung

Satgas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat, akhir pekan lalu telah merampungkan normalisasi saluran air di Jalan Karet Pasar Baru Barat 2 RT 07 dan 08 RW 06, Karet Tengsin, Tanah Abang.

"Masalah genangan di lokasi ini sudah tuntas, setelah saluran air baru berfungsi,"

Kasatpel SDA Kecamatan Tanah Abang, Eli Menawan Sari mengatakan, normalisasi saluran sepanjang 150 meter ini dikerjakan 12 personel Pasukan Biru sejak Agustus lalu.    

"Normalisasi saluran air ini menindaklanjuti aspirasi warga melalui rembuk RW hingga Musrenbang 2025," ujar Eli, Rabu (24/9).

Pengurasan Saluran di Jalan Awaludin IV Rampung

Ia mengungkapkan, normalisasi dilakukan dengan memasang beton u-ditch ukuran 60x60 sentimeter serta penutup beton untuk menambah kapasitas daya tampung saluran.  

"Alhamdulillah, masalah genangan di lokasi ini sudah tuntas, setelah saluran air baru berfungsi," ungkapnya.

Sementara M Rahmat (45), warga RT 07/RW 06 Karet Tengsi, mengaku tidak khawatir lagi terjadi genangan di wilayahnya saat turun hujan deras, karena saluran air sudah dinormalisasi.

"Saluran ini sekarang mampu menampung air lebih banyak, sehingga tak lagi terjadi luapan yang menimbulkan genangan," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6699 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5651 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2602 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2093 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1863 personAnita Karyati