You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas mengamankan gerobak PKL di atas trotoar Jalan Raya Bugis
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Personel Gabungan Tegakkan Tramtibum di Jalan Raya Bugis

Sebanyak 35 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara bersama unsur Suku Dinas Sosial, Suku Dinas Perhubungan, serta TNI dan Polri menggelar Operasi Bina Tertib Praja di sepanjang Jalan Raya Bugis, Kelurahan Kebon Bawang.

"Tertib, aman, dan nyaman"

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Melalui kegiatan diharapkan ketentraman dan ketertiban umum (Tramtibum) di Jalan Raya Bugis dapat terjaga baik.

Kepala Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok, Evita Wahyu mengatakan, bina Tertib Praja ini menyasar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dan pedagang kaki lima (PKL) yang mengokupasi trotoar.

Sudinhub Bersama Satpol PP Jakarta Timur Terus Atasi Ranjau Paku

"Setiap hari kami melakukan penyisiran di sejumlah titik. Jika ditemukan hal yang mengganggu kenyamanan warga, langsung kami tindak. Kami ingin wilayah Tanjung Priok tetap tertib, aman, dan nyaman," terangnya.

Ia merinci, dalam operasi tersebut petugas gabungan berhasil menertibkan dua PKL perlengkapan jualan yang menghalangi jalur pejalan kaki.

"Kami juga mengamankan delapan PPKS yang terdiri atas empat gelandangan dan empat pengemis. Mereka langsung diserahkan ke Suku Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan," bebernya.

Ia berharap, masyarakat dapat turut berperan menjaga ketentraman, ketertiban, dan kebersihan lingkungan dengan tidak berjualan atau melakukan aktivitas yang melanggar peraturan.

"Semoga kegiatan ini dapat menciptakan estetika kota yang lebih baik dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan yang berlaku," harapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Kebon Bawang, Denistya (38) mengapresiasi langkah pemerintah setempat dalam menertibkan PKL dan PPKS yang kerap mengganggu kenyamanan warga.

"Saya setuju PKL ditertibkan dan dipindahkan ke tempat yang lebih layak. Keberadaan mereka di trotoar sangat mengganggu pejalan kaki dan sering menyebabkan kemacetan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6723 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1657 personTiyo Surya Sakti
  3. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1605 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1594 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1514 personAldi Geri Lumban Tobing