You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas gabungan menyelesaikan pencarian penumpang KM Usaha Baru di perairan Pulau Bokor
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Pencarian ABK KM Usaha Baru Dinyatakan Selesai

Petugas gabungan telah menyelesaikan pencarian anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Usaha Baru yang mengalami musibah akibat dihantam ombak di perairan Pulau Bokor, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu.

"Evakuasi langsung kita lakukan sejak hari pertama kejadian"

Kepala Satuan Tugas BPBD Kepulauan Seribu, Mansyah mengatakan, pencarian selama tiga hari dari 7-9 Oktober dinyatakan selesai seiring dengan sudah ditemukannya seluruh ABK KM Usaha Baru.

"KM Usaha Baru terbalik akibat dihantam ombak pada 07 September 2025. Proses evakuasi langsung kita lakukan sejak hari pertama kejadian," ujarnya, Jumat (10/10).

Personel Gabungan Berhasil Evakuasi Awak KM Bintang Muara Sejati 20

Mansyah menjelaskan, pencarian salah satu ABK KM Usaha Baru yang belum ditemukan bernama Udin membuahkan hasil kemarin Kamis (9/10) sekitar pukul 12.14 WIB.

"Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di sekitar perairan Pulau Pari atau tidak jauh dari lokasi kapal terbalik," terangnya.

Menurutnya, sebelum ditemukannya jenazah korban, petugas gabungan telah melakukan penyisiran di sekitar perairan Pulau Ayer, Pulau Pari, Pulau Ayer Kecil, Pulau Karang Beras, dan Pulau Tunda.

"Jenazah sudah dikembalikan kepada keluarganya. Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ungkapnya.

Lurah Pulau Untung Jawa, Sidartawan turut menyampaikan duka sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah terbaliknya KM Usaha Baru.

Menurutnya, kapal nelayan tersebut berangkat dari Pelabuhan Cituis Tangerang, kemudian dihantam gelombang tinggi hingga menyebabkan kapal terbalik di sekitar perairan Pulau Bokor, Kepulauan Seribu. Sebanyak tujuh orang ditemukan dalam kondisi selamat dan satu orang ditemukan meninggal dunia.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam proses evakuasi ini. Pesan saya kepada masyarakat khususnya para nelayan, agar selalu memperhatikan faktor keselamatan sebelum berlayar, dan selalu memantau prakiraan cuaca," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6406 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1472 personDessy Suciati
  3. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1468 personTiyo Surya Sakti
  4. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1370 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditarget Beroperasi Agustus 2026

    access_time10-03-2026 remove_red_eye1037 personAldi Geri Lumban Tobing