You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Cuaca Jakarta Masih Normal
photo Doc - Beritajakarta.id

Pramono Sebut Cuaca Jakarta Masih Normal

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memberikan tanggapannya terkait kekhawatiran masyarakat mengenai potensi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat cuaca panas ekstrem.

"udara di Jakarta sekarang ini terpantau masih normal,"

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Pramono menyebut, Jakarta tidak mengalami udara panas ekstrem. Ia memastikan bahwa kondisi udara saat ini masih terpantau normal.

"Jakarta sampai hari ini tidak seperti yang dilaporkan akan mengalami udara panas, karena udara di Jakarta sekarang ini terpantau masih normal," ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/10).

BMKG: Hujan Ringan Basahi Jakarta Sore Ini

Menurut laporan BMKG, sambung Pramono, dalam beberapa hari ke depan curah hujan di Jakarta diprakirakan berada pada tingkat menengah.

"Saya berkoordinasi dengan BMKG dan BMKG menyampaikan bahkan dua, tiga, empat hari ke depan ini Jakarta curah hujannya adalah medium, menengah," ungkapnya.

Pramono pun berharap cuaca ekstrem tidak terjadi di Jakarta dan berpengaruh pada kesehatan masyarakat Jakarta.

"Mudah-mudahan Jakarta tidak ada hawa panas. Yang penting Jakarta bahagia, hatinya enggak panas lah gitu," tandas Pramono.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1162 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1143 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye906 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye895 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye831 personBudhi Firmansyah Surapati