You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelaku usaha sedang menggunakan mesin jahit pada pelatihan fesyen
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Pelatihan Bidang Fesyen di Kepulauan Seribu diikuti 25 Peserta

Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) Kepulauan Seribu menggelar Penumbuhan Wirausaha Industri Terpadu bidang fesyen di Aula Gedung SKKT Pulau Harapan, RT 04/01, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Pelatihan program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) ini diikuti sebanyak 25 pelaku usaha binaan.

"Mengembangkan produk kreatif"

Kepala Seksi Industri Sudin PPKUKM Kepulauan Seribu, Deny Listiantoro mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan semangat berwirausaha masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya dalam sektor industri kreatif.

"Pelatihan fesyen ini diikuti 25 peserta yang berasal dari berbagai pulau di Kepulauan Seribu, antara lain Pulau Tidung, Pulau Sabira, Pulau Kelapa, Pulau Kelapa Dua, dan Pulau Harapan," ujarnya, Rabu (5/10).

Yuk Kunjungi Festival Fesyen dan Atraksi Ruang Publik

Deny menjelaskan, dalam pelatihan yang berlangsung empat hari ke depan tersebut, peserta diberikan materi oleh narasumber berkompeten mulai dari teori, membuat pola, menjahit hingga tahap finishing.

"Melalui pelatihan fesyen ini, kami ingin melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang mampu mengembangkan produk kreatif berbasis potensi lokal. Kami harap mereka dapat mempraktikkan ilmu yang didapat dan terus berinovasi," terangnya.

Ia menambahkan, pada akhir pelatihan nantinya juga ada peragaan busana hasil karya-karya dari peserta. Hal ini dapat memberikan semangat mereka untuk menumbuhkan wirausaha baru di bidang fesyen yang mandiri.

"Saya melihat mereka sangat aktif dan kreatif, semoga kedepannya mereka mampu berdaya saing. Sehingga dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Seribu," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Pulau Tidung, Marwayati (35) mengaku senang dapat mengikuti pelatihan di bidang fesyen.

Ia menilai, kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk menambah keterampilan dan membuka peluang usaha baru di wilayahnya.

"Saya bersyukur dan berterima kasih bisa ikut pelatihan ini. Selama ini saya hanya menjahit sederhana di rumah, tapi dari pelatihan ini saya belajar teknik baru dan cara mengembangkan desain agar lebih menarik untuk dijual," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11262 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye8192 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6748 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3592 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1691 personFolmer