You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin PPKUKM dan HIPMI kota Jakarta Timur melakukan peninjauan di Lokbin Cililitan
photo Nurito - Beritajakarta.id

Sudin PPKUKM Jaktim Gandeng HIPMI Kelola Lokbin

Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Sudin PPKUKM) Jakarta Timur menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) setempat untuk berkolaborasi mengelola Lokasi Binaan (Lokbin).

"Ide-ide kreatif"

Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Timur, Andi Ahmad Refi mengatakan, kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari audiensi HIPMI dengan Wali Kota Jakarta Timur  Munjirin pada pekan lalu.

"Kami memiliki bidang khusus UMKM yang sejalan dengan program Sudin PPKUKM. HIPMI juga memiliki ide-ide kreatif yang bisa dikerjasamakan dalam rangka peningkatan UMKM di Jakarta Timur," ujarnya, saat melakukan peninjauan di Lokbin Cililitan, Selasa (16/12).

Pemkot Jaktim Lakukan Pengawasan Pangan di Enam Pasar Tradisional

Andi menjelaskan, sejumlah program HIPMI memiliki kesamaan dengan program Sudin PPKUKM, seperti pembinaan pelaku UMKM agar naik kelas dan pendampingan pedagang.

"Lokbin Cililitan tercatat ada 123 kios, namun yang aktif baru sekitar 50 kios. Ini yang akan kami bahas dalam rapat internal agar kios-kios yang masih kosong dapat segera terisi," terangnya.

Ketua Bidang IX UMKM, Koperasi, dan Kewirausahaan HIPMI Jakarta Timur, Zahra Audila Mahdia Caropeboka menambahkan, peran HIPMI akan difokuskan pada kurasi produk, pembinaan, serta pelatihan bagi pelaku UMKM di Lokbin.

"Kurasi produk dilakukan agar Lokbin semakin ramai dan daya beli masyarakat meningkat. Kami juga akan melakukan pembinaan dan pelatihan bagi pelaku UMKM," ungkapnya.

Menurutnya, pembinaan akan dimulai pada Januari tahun depan dengan materi pelatihan dasar, seperti penataan tempat usaha, cara penyajian produk, komunikasi dengan pelanggan, hingga pembukuan yang lebih rapi.

"HIPMI juga bergerak di bidang UMKM, sehingga kami bisa saling berbagi pengalaman, terutama dalam hal branding. Produk UMKM di Jakarta Timur sangat potensial," bebernya.

Sementara itu, salah seorang pemilik kios di Lokbin Cililitan, Haryanto (42), mengaku telah menjalankan usaha pembuatan tanda nama (name tag) selama lima tahun di Lokbin Cililitan.

Ia mengapresiasi revitalisasi yang dilakukan Lokbin Cililitan hingga membuat kawasan tersebut terlihat lebih bersih, terang, dan nyaman.

"Semoga Lokbin Cililitan bisa semakin ramai agar omzet penjualan meningkat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

    access_time19-03-2026 remove_red_eye2719 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

    access_time19-03-2026 remove_red_eye2717 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1914 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Korban Longsor TPST Bantargebang Terima Santunan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1320 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Bakal Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng

    access_time21-03-2026 remove_red_eye1278 personDessy Suciati