You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Pejaten Barat
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

PSN Digencarkan di Pejaten Barat

Mengantisipasi berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti di tengah cuaca hujan dan libur panjang, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) diintensifkan di Kelurahan Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Perlu perhatian khusus"

Kepala Seksi Kesejahteraan Kecamatan Pasar Minggu, Supeno mengatakan, upaya ini menjadi langkah penting dalam pencegahan menjangkitnya Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Luar biasa, lurah yang baru sudah membuat terobosan sangat baik. Beliau mengajak seluruh kader lingkungan, seperti Jumantik, Dasawisma, Posyandu, kader PKK, dan lainnya untuk terlibat langsung," ujarnya, Rabu (24/12).

924 Warga Jakpus Terjangkit DBD

Supeno meminta jajaran kelurahan terus mendorong kepedulian masyarakat, tidak hanya mengandalkan kader lingkungan. Seluruh warga harus berperan aktif, termasuk menjadi Jumantik mandiri di rumah masing-masing.

"Apalagi saat libur panjang, banyak warga bepergian atau meninggalkan rumah. Ini perlu perhatian khusus, baik terhadap potensi sarang nyamuk maupun keamanan kelistrikan," terangnya.

Sementara itu, Lurah Pejaten Barat, Yudi Setia Prawira menjelaskan, Grebek Jentik Serentak dilakukan karena masih ditemukannya kasus DBD di wilayahnya.

"Hampir setiap bulan ada laporan kasus, dari delapan RW tujuh di antaranya tercatat memiliki kasus positif dengan jumlah yang cukup signifikan," ungkapnya.

Berdasarkan data, lanjut Yudi, sepanjang 2025 tercatat 31 kasus DBD di Kelurahan Pejaten Barat dengan puncaknya terjadi pada Maret sebanyak delapan kasus.

"Saya minta semua pihak tidak lengah. Meski tren kasus tidak selalu meningkat, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan," ajaknya.

Ia menuturkan, dalam pemeriksaan yang dilakukan hari ini, nilai rata-rata Angka Bebas Jentik (ABJ) tercatat sebesar 93 persen.

"Dari ratusan rumah yang diperiksa, petugas masih menemukan jentik nyamuk di empat titik berbeda," ucapnya.

Yudi menambahkan, selain menekan angka kasus DBD, kegiatan di akhir tahun ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarkader lingkungan.

"Kita harus selalu kompak menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, kita juga yang akan merasakan manfaatnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye8020 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6829 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1796 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1565 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1482 personFakhrizal Fakhri