You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Puncak perayaan tahun baru di Kota Tua ditutup doa bersama
photo Mochamad Tresna Suheryanto - Beritajakarta.id

Puncak Perayaan Tahun Baru di Kota Tua Ditutup Doa Bersama

Puncak perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, ditutup dengan doa bersama enam pemuka agama di ibu kota. Doa tersebut juga dipanjatkan untuk para korban bencana alam yang terjadi di Sumatra.

"Masyarakat sangat antusias menyambut Tahun Baru 2026,"

Salah seorang pengunjung, Anna Ria (23), mengapresiasi penyelenggaraan perayaan tahun baru tersebut. Menurutnya, antusiasme masyarakat tetap tinggi meskipun acara sempat diguyur hujan.

“Menurut saya, masyarakat sangat antusias menyambut Tahun Baru 2026. Walaupun hujan, semangat warga tetap terasa,” ujar Anna, Kamis (1/1).

Warga Tetap Happy Menikmati Malam Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Ia menilai, perayaan malam pergantian tahun kali ini memiliki nuansa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya identik dengan pesta kembang api, kali ini puncak acara diwarnai dengan doa bersama serta pertunjukan drone.

“Biasanya tahun baru dirayakan dengan kembang api yang meriah. Namun tahun ini berbeda karena kita masih berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatra. Perayaannya diganti dengan doa bersama dan pertunjukan drone, dan menurut saya itu tetap menarik,” katanya.

Warga Tanjung Priok itu mengaku puas dengan konsep perayaan yang lebih sederhana, namun sarat akan makna tersebut. Ia menilai, pendekatan seperti ini justru memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat.

Anna, yang akrab disapa Nana, juga menyampaikan harapannya di tahun 2026. Ia berharap, Pemprov DKI Jakarta dapat terus meningkatkan pelayanan kepada warganya.

“Dengan tahun yang baru, tentu harapannya juga baru. Saya berharap pemerintah terus meningkatkan pelayanan publik. Program-program yang sudah berjalan, seperti makanan bergizi, semoga bisa terus ditingkatkan,” jelasnya.

Selain itu, Nana juga menaruh perhatian pada sektor transportasi publik, khususnya layanan Transjakarta. Menurutnya, moda transportasi tersebut sangat membantu mobilitas warga.

“Kalau untuk transportasi, harapannya Transjakarta tetap berjalan karena sangat memudahkan masyarakat. Mudah-mudahan ke depan pelayanannya justru semakin baik,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3121 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. MRT Terapkan Tarif Rp1 pada 22, 27, dan 28 Juni 2026

    access_time21-06-2026 remove_red_eye916 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye893 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye852 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye777 personFolmer