Urban Farming RPTRA Kalijodo Panen Pakcoy dan Labu Madu
Total seberat 15,5 kilogram Pakcoy dan Labu Madu berhasil dipanen dari lahan urban farming RPTRA Kalijodo, Jalan Pangeran Tubagus Angke RT 04/05, Angke, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (9/1).
"Sebagai upaya membentuk ketahanan pangan,"
Camat Tambora, Pangestu Aji mengatakan, kehadiran urban farming tidak hanya menjadi lahan produktif tapi juga sebagai pembelajaran pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan untuk menanam. Kegiatan pertanian perkotaan di RPTRA ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun belakangan.
Rano Dorong Penyusunan Grand Design Pengembangan Setu Babakan"Selain sarana edukasi, kehadiran urban farming di sini juga sebagai upaya membentuk ketahanan pangan," katanya.
Disebutkan Aji, selain Pakcoy dan Labu Madu di lahan ini juga ditaman Timun Suri, Cabai dan berbagai tanaman produktif lainnya.
"Hari ini kita panen Pakcoy 8,5 kilogram dan Labu Madu tujuh kilogram," ungkapnya.
Selain untuk sarana urban farming, tambah Aji, RPTRA Kalijodo yang memiliki luas sekitar 5.489 meter persegi ini juga dimanfaatkan untuk berbagai fasilitas dan layanan publik, seperti sarana olahraga, taman bermain, balai pertemuan dan perpustakaan.