You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penghentian sementara kapal cepat ke Kepulauan Seribu
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Cuaca Buruk, Penghentian Operasional Kapal Cepat Langkah Tepat

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto mendukung langkah Dinas Perhubungan (Dishub) yang menghentikan sementara operasional kapal cepat rute Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke sejak Minggu (11/1).

"untuk mencegah terjadinya gangguan atau risiko kecelakaan,"

Kebijakan tersebut diambil menyusul cuaca buruk dan gelombang tinggi berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Penghentian operasional dilakukan demi menjamin keselamatan penumpang dan akan terus dievaluasi hingga izin berlayar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kembali diterbitkan.

Dishub juga memastikan seluruh biaya tiket yang telah dibeli masyarakat akan dikembalikan secara penuh (full refund) melalui mekanisme Bank Jakarta selama masa penghentian operasional.

Pasukan Biru Bangun Tanggul Pengaman Pantai di Pulau Tidung

“Dalam pengoperasian kapal cepat yang melayani rute Kepulauan Seribu, Dishub tentu memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang harus dipatuhi, terutama terkait keselamatan pelayaran,” ujar Wahyu, Senin (19/1).

Ia menjelaskan, penghentian sementara operasional kapal cepat tersebut mengacu pada data BMKG mengenai kondisi cuaca dan gelombang laut. Menurutnya, apabila cuaca dan gelombang diperkirakan dapat membahayakan keselamatan pelayaran, maka langkah penghentian operasional merupakan keputusan yang tepat.

“Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan atau risiko kecelakaan di tengah laut,” katanya.

Wahyu menambahkan, meskipun kondisi kapal dalam keadaan siap, perjalanan tetap berpotensi membahayakan keselamatan dan mengganggu kenyamanan penumpang, terutama pada musim dengan cuaca ekstrem. Sebab itu, kewaspadaan perlu menjadi perhatian bersama.

“Terkait informasi dari BMKG, secara teknis mereka selalu menyiarkan kondisi cuaca yang dapat dipantau dari waktu ke waktu. Bahkan dalam keadaan khusus, ketika terjadi cuaca ekstrem, informasi tersebut dapat disampaikan secara khusus. Hal ini sudah berjalan dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengimbau pengguna kapal cepat yang menggunakan moda transportasi laut menuju Kepulauan Seribu untuk selalu memantau informasi dari kanal-kanal resmi sebelum merencanakan perjalanan.

“Masyarakat penumpang perlu memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melakukan pelayaran,” tandasnya.

Sekadar diketahui, Dishub DKI Jakarta telah membuka kembali operasional kapal cepat dari Pelabuhan Muara Angke menuju Kepulauan Seribu pada Kamis (15/1), setelah membaiknya kondisi cuaca dan terbitnya izin berlayar dari KSOP.

Meski sebagian besar rute seperti menuju Pulau Tidung, Pulau Pramuka, dan Pulau Kelapa, sudah kembali beroperasi normal, lintasan menuju Pulau Sabira hingga kini masih ditangguhkan karena belum mengantongi izin keamanan pelayaran.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

    access_time24-08-2026 remove_red_eye2257 personDessy Suciati
  2. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1733 personFolmer
  3. Resmikan RS Toto Tentrem, Pramono Dorong Kerja Sama dengan RSUD Tarakan

    access_time24-08-2026 remove_red_eye1415 personDessy Suciati
  4. LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan 26 Agustus

    access_time22-08-2026 remove_red_eye1298 personDessy Suciati
  5. Asyik, Sekarang Ada Bioskop Mini di Rusun Pasar Rumput

    access_time24-08-2026 remove_red_eye1012 personBudhi Firmansyah Surapati