You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Rano Pastikan Pembangunan Rumah Pompa Atasi Genangan di Cempaka Putih
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Pemprov Bakal Bangun Rumah Pompa di Embung Cempaka

Wakil Gubernur Rano Karno, memastikan bahwa Pemprov DKI bakal membangun rumah pompa di area Embung Cempaka, depan Komplek Ruko Cempaka Mas, guna mengatasi genangan yang kerap terjadi saat hujan deras di Jalan Letjend Suprapto, Cempaka Putih.

"Direncanakan, pembangunan rampung pada 2027 mendatang,"

Opsi pengentasan genangan di Jalan Letjend Suprapto dengan membangun rumah pompa, menurut Rano, merupakan yang paling efektif. Sebab, tidak mungkin pihaknya akan melakukan revitalisasi meninggikan jalan karena kontur lahan berada di posisi cekungan.

"Untuk wilayah Cempaka Putih, ternyata titik ini yang paling rendah. Selama ini banjir di jalan pasti larinya akan ke sini dan embung ini nggak terlalu besar, karena itu digunakan pompa mobile," katanya, saat meninjau Embung Cempaka, Kamis (29/1).

Rano Ajak ASN dan PJLP DKI Rutin Donor Darah

Diakui Rano, penanganan genangan melalui pompa mobile selama ini tidak efisien lantaran daya pompa yang terbatas.

Karena itu, Ia berharap pembangunan rumah pompa  yang akan dilengkapi pompa stationer dengan daya lebih besar bisa mengatasi persoalan genangan di kawasan tersebut.

"Mudah-mudahan adanya rumah pompa dengan kekuatan pompa yang jauh lebih besar, ini akan lebih cepat untuk surut," tegasnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin menjelaskan, di lokasi tersebut selama ini telah difungsikan dua unit pompa mobile dengan kekuatan daya pompa masing-masing 500 liter perdetik dan 400 liter perdetik.

Sedangkan rumah pompa yang akan dibangun, ungkap Ika, bakal dilengkapi dengan pompa stationer dengan kekuatan total mencapai 8.000 liter perdetik.

Tidak hanya mengatasi genangan di jalan, Ika mengaku pompa yang mengalirkan air dari saluran mikro ke long stored terhubung ke Kali Sunter itu akan meningkatkan kemampuan tata air di kawasan sekitar dengan catchmen atau daya tangkap sekitar 250 hektar.

"Kita sudah berkontrak akhir Desember 2025. Ini sedang proses mobilisasi alat dan  bulan depan sudah mulai pembangunan. Direncanakan, pembangunan rampung pada 2027 mendatang. " tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6722 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye5906 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1355 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1235 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1140 personAldi Geri Lumban Tobing