You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gubernur pramono pompa daan mogot rezap
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Tiga Pompa Stationer Disiapkan Minimalisasi Banjir di Kawasan Daan Mogot

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah strategis pengendalian banjir yang selama ini terjadi di kawasan Daan Mogot, Cengkarang, Jakarta Barat.

"kami akan memasang pompa stasioner tiga,"

Pertama, dengan menyediakan tiga pompa stasioner di KM 13, 13A, dan 13B, di mana sebelumnya hanya mengandalkan pompa mobile.

Hal ini disampaikan Pramono saat meninjau pembangunan pompa Daan Mogot di Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (3/2).

Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob

"Yang akan dilakukan penanganan jangka pendek adalah kami akan memasang pompa stasioner tiga di sini sekaligus, yaitu di KM 13, 13A, dan 13B. Kalau dulu di tempat ini hanya ada kurang lebih 1.000 liter per detik, dan itu pun mobile,” ujar Pramono.

Pompa stasioner ini memiliki kapasitas yang mencapai sekitar 7.000 liter per detik. Pramono menjelaskan, kawasan Daan Mogot KM 13 selama ini menjadi langganan banjir karena posisi jalan raya yang berada di bawah permukaan Sungai Mookervart.

Kondisi topografi ini membuat genangan tetap terjadi meski curah hujan tidak terlalu ekstrem.

"Kami berharap dengan penanganan itu secara jangka pendek akan teratasi persoalan banjir yang ada di Daan Mogot KM 13 ini," lanjutnya.

Pramono juga memastikan, Pemprov DKI segera menyelesaikan pembangunan rumah pompa yang belum rampung di kawasan ini. Ia menargetkan pembangunan seluruh sistem tata air di kawasan Daan Mogot ini bisa rampung pada 2027.

Selain itu, Pramono juga menginstruksikan Dinas Bina Marga agar mengkaji pembangunan flyover sepanjang lebih dari dua kilometer. Flyover ini direncanakan akan menghubungkan area Pesing hingga melewati titik-titik rawan banjir di Daan Mogot agar mobilitas warga tidak terputus saat debit Sungai Mookervart meluap dan terjadi genangan.

"Untuk jangka menengah saya sedang memikirkan apakah memang diperlukan untuk membuat flyover di tempat ini, yang panjangnya mungkin lebih dari dua kilometer. Saya akan minta segera Dinas Bina Marga untuk menghitung kembali flyover di tempat ini," katanya.

Dalam peninjauan kali ini, Pramono juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan upaya penanganan banjir di Jakarta melalui normalisasi Sungai Ciliwung, Kali Cakung Lama, dan Kali Krukut. Dalam dua pekan ke depan, Pemprov DKI bersama Kementerian ATR/BPN segera menuntaskan pembayaran pembebasan lahan sekaligus pembagian sertifikat untuk warga terdampak.

Sekadar diketahui, Jalan Raya Daan Mogot merupakan salah satu ruas jalan yang sering mengalami genangan pada musim hujan, yang mencapai hingga 40 sentimeter. Alhasil, keberadaan genangan ini juga kerap menimbulkan antrean kendaraan yang cukup panjang.

Beberapa penyebab terjadinya genangan banjir di Jalan Raya Daan Mogot di antaranya adalah curah hujan tinggi yang berlangsung lama, saluran drainase yang kurang optimal dan tersumbat sampah, permukaan tanah rendah dan cekung di beberapa titik, dan kondisi pompa eksisting belum optimal.

Pembangunan rumah pompa ini untuk meningkatkan pengendalian genangan atau banjir dengan cara mereduksi debit banjir pada sistem Polder Cengkareng dan Polder Kapuk Poglar, khususnya pada area rawan genangan di kawasan Jalan Daan Mogot, Kelurahan Kedaung Kali Angke, dan Kelurahan Cengkareng Timur.

Pembangunan ini memperkuat sistem polder untuk mempercepat pembuangan air dan menurunkan genangan di titik-titik rawan genangan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

    access_time02-02-2026 remove_red_eye6291 personBudhy Tristanto
  2. Turap Longsor Kali Baru Cepat Diperbaiki

    access_time04-02-2026 remove_red_eye3572 personNurito
  3. Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

    access_time03-02-2026 remove_red_eye1126 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

    access_time03-02-2026 remove_red_eye882 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna

    access_time03-02-2026 remove_red_eye874 personDessy Suciati