You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Musrembang pekayon
photo Nurito - Beritajakarta.id

Musrenbang Kelurahan Pekayon Bahas 50 Usulan

Sebanyak 50 usulan dibahas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Pemerintahan Jakarta Timur, Bambang Pangestu.

"Diharapkan dapat diakomodir"

Bambang mengatakan, dari total 50 usulan yang diajukan, tiga usulan tidak ditindaklanjuti pembahasannya karena lahan yang diusulkan untuk pembangunan saluran air dan perbaikan jalan masih berstatus milik pribadi. 

Kelurahan Kembangan Utara Gelar Pra-Musrenbang Tahun 2026

"Lahan harus dihibahkan terlebih dahulu kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar usulan dapat direalisasikan," ujarnya, Kamis (5/2).

Bambang berharap, Musrenbang dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.di Kelurahan Pekayon. 

"Saya mengingatkan agar pembangunan fisik tidak menimbulkan permasalahan sosial di kemudian hari," terangnya.

Menurutnya, di beberapa wilayah kerap terjadi jalan yang baru dibangun justru dimanfaatkan sebagai area parkir liar atau tempat berjualan, sehingga menimbulkan persoalan sosial di masyarakat.

Lurah Pekayon, Akhmad Bakri menjelaskan, dari total 50 usulan yang masuk, sebagian besar didominasi usulan pembangunan fisik, khususnya perbaikan saluran air. Setiap RW dibatasi mengajukan maksimal lima usulan, sehingga dari 10 RW terkumpul 50 usulan.

"Usulan ini diharapkan dapat diakomodir karena sangat dibutuhkan masyarakat," ungkapnya.

Ia merinci, dari 50 usulan tersebut, 15 usulan terkait Suku Dinas Bina Marga, 12 usulan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), dan 12 usulan Suku Dinas Perhubungan.

"Selain itu, ada lima usulan Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota, lima usulan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga, serta satu usulan Suku Dinas Kebudayaan," bebernya.

Sementara itu, Ketua RW 06, Kelurahan Pekayon, Aiptu Joko Wahyu Triyanto menuturkan, mengusulkan normalisasi saluran air di Jalan Belly V RT 04/06. 

Ia menyebut, kondisi eksisting saluran air sepanjang sekitar 100 meter tersebut tidak memadai karena ukurannya kecil dan tidak mampu menampung debit air saat hujan deras, sehingga kerap terjadi genangan.

"Kami juga mengusulkan perbaikan Jalan Belly VIII di RT 07/06 karena kondisi aspalnya sudah rusak dan bergelombang, sehingga tidak nyaman dilintasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pelajar SD di Kepulauan Seribu Ikuti Lomba Regu Prestasi Penggalang

    access_time28-08-2026 remove_red_eye1847 personAnita Karyati
  2. Peresmian LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Dijadwal Ulang

    access_time26-08-2026 remove_red_eye818 personDessy Suciati
  3. Tawarkan 37 Proyek Strategis, Pramono Ajak Investor Bangun Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye735 personDessy Suciati
  4. JIF Summit 2026 Perkuat Kolaborasi dan Peluang Investasi Jakarta

    access_time28-08-2026 remove_red_eye702 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Regulasi Turunan UU DKJ Diharapkan Rampung Sebelum Keppres IKN

    access_time28-08-2026 remove_red_eye677 personFakhrizal Fakhri