Patroli Rutin di Cakung Dioptimalkan untuk Cegah Tawuran
Jelang Ramadan, jajaran Kecamatan Cakung, Jakarta Timur terus meningkatkan pengawasan wilayah guna mencegah terjadinya tawuran, begal, dan tindak kejahatan lainnya di tengah masyarakat.
"Satgas Antitawuran"
Camat Cakung, Rohmad mengatakan, dalam sepekan terakhir pihaknya gencar menggelar patroli rutin bersama unsur tiga pilar. Selain itu, posko keamanan terpadu yang tersebar di setiap kelurahan terus diaktifkan untuk memantau situasi wilayah.
Posko Jaga Jakarta di Pasar Rebo Diandalkan Cegah Tawuran"Satgas Antitawuran setiap hari rutin melakukan monitoring wilayah mulai pukul 16.00 hingga 08.00," ujarnya, Rabu (18/2).
Rohmad menjelaskan, satgas tersebut melibatkan unsur Satpol PP, Linmas, Babinsa/Bhabinkamtibmas, RT, RW, FKDM, serta unsur terkait lainnya. Setiap hari, terdapat sekitar 15 hingga 20 personel gabungan yang berjaga di setiap posko terpadu.
Ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, khususnya selama Ramadan dan seterusnya, sehingga tidak terjadi lagi kasus tawuran di wilayahnya.
"Mari sama-sama kita jaga suasana kondusif selama Ramadan dan melakukan perbuatan positif," terangnya.
Terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aksi tawuran di Simpang Penggilingan, Rohmat menegaskan, peristiwa tersebut merupakan kejadian lama yang kembali ditayangkan oleh pihak tertentu.
Ia memastikan, dalam satu bulan terakhir tidak ada kasus tawuran di wilayah Penggilingan maupun wilayah lain di Kecamatan Cakung.
"Saat ini sudah ada dua posko terpadu, yakni di dalam kawasan PIK Penggilingan dan di depan Kompleks Perumahan Eramas 2000 RW 08, Pulo Gebang," tandasnya.