Kader Dasawisma Merasa Lebih Diperhatikan Pram-Rano
Genap satu tahun Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno memimpin Jakarta. Kebijakan-kebijakan yang sudah dijalankan menuai tanggapan positif dari warga. Salah satunya diungkapkan kader Dasawisma RW 02, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Erostika.
"Terima kasih Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur"
Tika mengatakan, pada era kepemimpinan Pram-Rano uang operasional atau honor Dasawisma yang diterimanya meningkat menjadi Rp 750 ribu dari sebelumnya hanya Rp 500 ribu.
Kader Dasawisma Rawa Buaya Peduli Penyandang Disabilitas"Terima kasih Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur yang telah menaikkan honor Dasawisma sehingga kami juga semakin termotivasi melaksanakan tugas dengan baik," ujarnya, Jumat (20/2).
Erostika mengungkapkan, saat pertama kali menjadi kader Dasawisma pada 2019, ia hanya menerima honor sebesar Rp 250 ribu per bulan yang dibayarkan setiap tiga bulan sekali.
Meski honor tersebut sangat kecil untuk memenuhi kebutuhan hidup yang terus meningkat seiring pertumbuhan dan kebutuhan biaya dua anaknya, ia tetap bersemangat menjalankan tugas sosial di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, hal yang paling menyenangkan menjadi kader Dasawisma adalah bertambahnya pengalaman serta relasi pertemanan melalui interaksi sehari-hari.
"Saya juga sangat bersyukur apabila sistem pendataan berjalan lancar," terangnya.
Ia berharap, anak-anak kader Dasawisma nantinya juga bisa mendapatkan prioritas
untuk memperoleh bantuan biaya pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
"Semoga anak-anak kami ke depan juga bisa mencapai pendidikan hingga kuliah dengan bantuan dari pemerintah," ungkapnya.
Ia berharap, kepemimpinan Pram-Doel di Jakarta bisa semakin memberikan dampak positif dengan kebijakan-kebijakan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.
"Semoga Jakarta semakin maju lagi, tidak ada banjir dan macet, serta sejahtera warganya," tandasnya.