You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260227 WA0066
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pemkot Jaksel Sosialisasikan Penataan Jalan HR Rasuna Said Sisi Timur

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan melakukan sosialisasi penataan Jalan HR Rasuna Said sisi timur. Pelaksanaan sosialisasi yang berlangsung di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan tersebut diikuti sebanyak 60 peserta, baik pemilik gedung maupun unsur pemerintah setempat.

"Kawasan strategis perkotaan"

Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin mengatakan, Jalan HR Rasuna Said merupakan salah satu koridor utama dan strategis di Jakarta Selatan. 

Penataan Lanjutan Kawasan Rasuna Said Usung Konsep Complete Street

"Kawasan ini menjadi pusat aktivitas pemerintahan, bisnis, serta pelayanan publik yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi," ujarnya, Jumat (27/2).

Mukhlisin menjelaskan, rencana penataan Jalan HR Rasuna Said sisi timur akan dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta. 

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemilik gedung dan para pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan serta berpartisipasi aktif, termasuk menjaga ketertiban selama proses pekerjaan berlangsung," terangnya.

Menurutnya, pelaksanaan konstruksi berpotensi menimbulkan dinamika di lapangan, termasuk gangguan lalu lintas sementara. Untuk itu, diperlukan koordinasi, komunikasi, dan sosialisasi yang baik agar pekerjaan dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

"Saya berharap penataan ini dapat menjadikan wajah Jalan HR Rasuna Said sisi timur lebih representatif, tertata, serta mencerminkan karakter kawasan strategis perkotaan yang modern dan berdaya saing," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal menjelaskan, ruang lingkup penataan meliputi pemotongan besi serta pembongkaran tiang monorel yang sudah tidak difungsikan.

Selain itu, lanjut Rifki, penataan koridor jalan akan mengusung konsep complete street, yakni konsep jalan sebagai ruang bersama yang inklusif dengan memperhatikan seluruh pengguna jalan secara seimbang, mulai dari pejalan kaki, pesepeda, pengguna transportasi umum, hingga kendaraan bermotor.

"Melalui pendekatan ini diharapkan tercipta tata jalan yang lebih tertib, aman, ramah lingkungan, serta mendukung mobilitas berkelanjutan. Penataan utilitas dan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) juga akan dilakukan pada ruas jalan tersebut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4403 personNurito
  2. Rano Paparkan Potensi Ekraf Videografi dan Fotografi di Launching COJ

    access_time17-04-2026 remove_red_eye1760 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1396 personFakhrizal Fakhri
  4. Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Demi Upaya Pelestarian Lingkungan

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1226 personFakhrizal Fakhri
  5. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1102 personAldi Geri Lumban Tobing