You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260302 WA0044
photo Folmer - Beritajakarta.id

KI DKI Visitasi ke RSUD Cempaka Putih

Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta visitasi ke RSUD Cempaka Putih guna menyampaikan hasil rekomendasi E-Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025, Senin (2/2)

"Secara substansi sudah informatif"

Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI) KI DKI Jakarta, Agus Wijayanto Nugroho mengatakan, RSUD Cempaka Putih meraih predikat Menuju Informatif dengan nilai 86,1

Capaian ini menunjukkan wajah keterbukaan informasi sebagai komitmen awal badan publik dalam memenuhi hak masyarakat atas informasi, meskipun masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dioptimalkan

16 Badan Publik Ikut Tahap Presentasi E-Monev 2025

“Secara substansi sudah informatif, tetapi layanan informasi belum sepenuhnya optimal. Tinggal beberapa poin lagi yang harus ditindaklanjuti agar benar-benar informatif,” ujar Agus seperti dikutip melalui keterangan tertulis

Ia menjelaskan, salah satu tindaklanjut bagi badan publik dengan predikat informatif adalah pemasangan plang Zona Informatif yang berlaku selama satu tahun.

Zona ini berfungsi sebagai sarana kontrol publik untuk memastikan komitmen keterbukaan informasi dijalankan secara nyata dan berkelanjutan

“Zona informatif ini menjadi penanda sekaligus pengingat bahwa keterbukaan informasi harus tampak secara fisik dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasny

Agus juga menekankan, KI DKI Jakarta tidak hanya berhenti pada penilaian, tetapi membuka ruang pendampingan melalui program coaching clinic. Program ini dirancang sebagai sarana komunikasi dan interaksi langsung guna mengoptimalkan pengelolaan informasi publik di badan publik

“Coaching clinic kami jadwalkan setelah Idulfitri atau sekitar April 2026. Bisa diikuti langsung ke KI atau melalui zoom. Tidak ada pembiayaan khusus, prinsipnya kami menyediakan waktu dan ruang komunikasi yang fokus,” paparnya

Ia juga memaparkan tiga catatan utama dari hasil rekomendasi E-Monev, yakni peningkatan kualitas pelayanan informasi publik, perbaikan jawaban dokumen oleh PPID termasuk RKA/DIPA, serta pengumuman tata cara layanan informasi berbasis digital.

Selain itu, Agus juga menyinggung pada tahapan E Monev,saat masa sanggah dinilai masih kurang mendapat perhatia

“Masa sanggah bukan untuk memperbaiki nilai, melainkan untuk validasi. Di situ KI memastikan apakah data dukung yang disampaikan badan publik sudah sesuai atau belum,” paparnya

Sementara Direktur RSUD Cempaka Putih, Aris Nurzamzami mengapresias dan menyatakan kesiapan menindaklanjuti seluruh rekomendasi KI DKI.

"Kami berharap pendampingan melalui coaching clinic dapat memperkuat tata kelola informasi publik di RSUD Cempaka Putih, khususnya guna mendukung hak pasien dan masyarakat terhadap akses informasi layanan kesehatan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3266 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2891 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1637 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1459 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1270 personFolmer