You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Arus Mudik Lebaran di Terminal Tanjung Priok Mulai Meningkat
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Lonjakan Arus Mudik Mulai Terjadi di Terminal Tanjung Priok

Lonjakan arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai terjadi di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sejak akhir pekan lalu, jumlah penumpang yang berangkat menuju kampung halaman terus mengalami peningkatan.

"Setiap hari terjadi peningkatan jumlah penumpang"

Kepala Terminal Tanjung Priok, Sandi mengatakan, lonjakan arus mudik gelombang pertama mulai terlihat sejak Jumat (13/3). Mayoritas penumpang memiliki tujuan ke sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

5.539 Pemudik Telah Diberangkatkan dari Terminal Kalideres

"Setiap hari terjadi peningkatan jumlah penumpang. Hal ini dipengaruhi oleh libur sekolah serta sebagian pegawai yang mulai mengambil cuti," ujarnya, Selasa (17/3).

Sandi merinci, pada Jumat (13/3) tercatat sebanyak 519 penumpang berangkat menggunakan 75 armada bus. Jumlah tersebut meningkat pada Sabtu (14/3) menjadi 729 penumpang dengan 82 armada.

Lonjakan kembali terjadi pada Minggu (15/3) dengan jumlah 1.298 penumpang menggunakan 102 armada bus. Sementara itu, pada Senin (16/3), jumlah penumpang mencapai 1.407 orang dengan 108 armada yang diberangkatkan.

"Untuk hari ini hingga pukul 12.00, diperkirakan sudah ada 500 penumpang yang berangkat menggunakan 55 armada bus. Jumlah ini masih akan terus bertambah hingga malam hari," terangnya.

Menurutnya, selain memastikan kelancaran arus penumpang, pihak terminal juga memperketat pengawasan terhadap aspek keselamatan. Program ramp check atau inspeksi kelayakan kendaraan dilakukan secara rutin setiap hari.

Selain itu, para pengemudi dan awak bus juga menjalani pemeriksaan kesehatan. Hasilnya menunjukkan sebagian besar pengemudi dalam kondisi laik untuk mengemudikan bus jarak jauh.

"Kami memprediksi volume penumpang akan terus meningkat hingga mendekati hari H Lebaran. Namun, berbagai sarana dan personel telah kami siagakan untuk memastikan pelayanan serta keamanan di area terminal tetap kondusif," ungkapnya.

Petugas loket Perusahaan Otobus (PO) Murni Jaya, Hendrik (54) mengungkapkan, terjadi peningkatan jumlah penumpang menjelang Lebaran dibandingkan hari biasa. Sebagian besar pemudik membeli tiket secara daring, meskipun pembelian langsung di loket masih tetap dilakukan.

"Armada kami diberangkatkan pada pagi dan sore hari. Harga tiket juga mengalami kenaikan, terutama menjelang hari H Lebaran. Untuk tujuan Jawa Tengah seperti Solo, Yogyakarta, hingga Purwokerto, tarif berkisar antara Rp 180.000 hingga Rp 570.000," bebernya.

Sementara itu, salah seorang pengguna jasa bus AKAP yang hendak mudik ke Madura, Amalia (31) mengaku rutin pulang kampung setiap Lebaran. Ia baru dapat berangkat setelah menunggu jadwal cuti kerja, sementara orang tuanya telah lebih dahulu mudik sejak awal Ramadan.

"Harga tiket memang lebih mahal, tetapi tidak masalah. Yang penting bisa berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5154 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1830 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1770 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1659 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1546 personAnita Karyati