You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260321 WA0027
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Hadiri Silaturahmi Idulfitri, Kawan Stroke Indonesia Sampaikan Aspirasi

Perwakilan Kawan Stroke Indonesia (KaSI) menghadiri silaturahmi Idulfitri 1447 H bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur, Rano Karno di Balai Kota, Sabtu (21/3).

"sangat membutuhkan bantuan,"

Belasan anggota perwakilan komunitas memanfaatkan momentum Lebaran ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi terkait penanganan stroke.

Pendiri sekaligus pembina Kawan Stroke Indonesia (KaSI) Phillips Gunawan, mengatakan KaSI hadir sebagai wadah bagi para penyintas stroke yang membutuhkan pendampingan jangka panjang.

Gubernur dan Wagub Salat Idulfitri Bareng Warga di Balaikota

Menurutnya, proses pemulihan pasca-stroke memerlukan latihan yang konsisten serta dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.

“Komunitas ini ditujukan untuk para penderita stroke. Pasca-stroke ini masa pemulihannya cukup lama, jadi perlu latihan yang konsisten dan terus-menerus,” kata dia.

Pria yang telah lima tahun menderita stroke, menyampaikan, penyakit tersebut menjadi penyebab kecacatan nomor satu, sehingga diperlukan kewaspadaan masyarakat.

“Saya sudah menderita stroke lima tahun dan sekarang masih dalam proses pemulihan. Masyarakat luas perlu lebih waspada, karena stroke ini penyebab kecacatan nomor satu di Indonesia maupun di dunia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gunawan menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat lebih peduli terhadap penyintas stroke, khususnya yang berasal dari kalangan ekonomi lemah.

“Harapannya pemerintah, khususnya Pemda DKI, lebih sadar dan lebih peduli terhadap para penderita stroke, karena banyak dari mereka berasal dari golongan ekonomi lemah yang sangat membutuhkan bantuan,” ucapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penanganan cepat di rumah sakit melalui sistem terpadu. Menurutnya, fasilitas layanan stroke saat ini masih perlu ditingkatkan.

“Rumah sakit harus memiliki penanganan code stroke, jadi harus cepat dan melibatkan berbagai bagian seperti farmasi dan radiologi, serta dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Gunawan menambahkan, momentum Lebaran dimanfaatkan untuk menarik perhatian pemerintah terhadap meningkatnya kasus stroke, termasuk di usia muda. Ia berharap ke depan ada ruang dialog yang lebih luas.

“Ini momentum yang tepat untuk mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah, karena penderita stroke semakin banyak, bahkan ada juga yang masih usia muda,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

    access_time19-03-2026 remove_red_eye2424 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

    access_time19-03-2026 remove_red_eye2366 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1795 personTiyo Surya Sakti
  4. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1735 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

    access_time16-03-2026 remove_red_eye1382 personFolmer