You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
4.Rano Ajak 400 Anak Nonton Film Pelangi di Mars
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, bersama sekitar 400 anak yatim piatu penghuni panti asuhan dan pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), Jumat (27/3), nonton bareng film 'Pelangi di Mars' di Epicentrum XXI Jalan H. R Rasuna Said, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Film ini mengusung genre baru

Disela-sela sambutannya, Rano berpesan kepada 400 anak-anak yang hadir untuk terus semangat belajar guna mencapai cita-cita.

"Setelah libur Idulfitri, semua harus kembali ke sekolah. Tetap semangat belajar," ucap Rano.

Rano Sambangi Rumah Produksi Film di Jaksel

Rano juga mengapresiasi kepada pembuat film 'Pelangi di Mars', yang menurutnya telah berani menghadirkan genre baru perfilman di Indonesia.

"Saya menaruh hormat kepada Upie dan teman-teman,.Keberanian yang mereka tunjukkan sungguh luar biasa. Film ini mengusung genre baru dan mudah-mudahan dapat menjadi alternatif bagi anak-anak untuk menonton berbagai macam film karya anak bangsa," ujarnya, Jumat (27/3).

Agar film ini bisa bertahan lama di kancah perfilman Indonesia dan Jakarta, Rano meminta kepada pembuat film agar berkoordinasi dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan menyesuaikan format pemutaran di Planetarium, Taman Ismail Marzuki (TIM).

"Kunjungan Planetarium saat ini sangat luar biasa setiap harinya. Jika Anda memutar film ini di layar bioskop, mungkin hanya bertahan dua hingga tiga bulan, tetapi di Planetarium bisa ditayangkan hingga bertahun-tahun. Jadi, setelah ini silakan berdiskusi dengan pihak Jakpro untuk membicarakan teknisnya dengan baik," ucapnya.

Rano menambahkan, pada saat Hari Bumi , 22 April mendatang, apabila nanti film dengan format ini bisa diputar di Planetarium, tentunya akan menjadi tontonan yang sangat menarik dan mengedukasi pengunjung.

"Sekali lagi, selamat kepada Upie dan teman-teman atas karyanya. Mudah-mudahan sumbangsih anda dapat mengisi jiwa anak-anak dengan hal positif," bebernya.

Sutrada Film Pelangi di Mars, Upie Guava menjelaskan, film ini dibuat karena merasa bahwa kategori film anak dan keluarga (kids and family movie) masih sangat terbatas di Indonesia. 

"Sebagai pembuat film, kami merasa harus memberikan alternatif agar anak-anak Indonesia memiliki pilihan untuk menonton film karya bangsa sendiri. Hal ini dikarenakan anak-anak juga berhak mendapatkan tontonan yang ramah anak dan inspiratif," jelasnya.

Upie menyebut, film yang bercerita tentang menjaga bumi, persahabatan, menerima kekurangan diri, dan saling menghargai kekurangan satu sama lain ini, diharapkan bisa membuat anak-anak membayangkan berbagai kemungkinan yang akan terjadi di masa depan. 

"Melalui gambaran film dengan genre baru melalui fiksi ilmiah tersebut, adik-adik dapat merefleksikan dirinya masing-masing mengenai cita-cita atau ingin menjadi apa di masa depan nanti. Serta saya minta adik-adik yang sudah menonton hari ini dapat memberitahukan kepada teman-teman yang lain agar mereka juga ikut menonton," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

    access_time17-06-2026 remove_red_eye7012 personNurito
  2. Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

    access_time19-06-2026 remove_red_eye743 personDessy Suciati
  3. Dinas PPKUKM DKI Latih Pengurus dan Pengawas Koperasi Kelurahan Merah Putih

    access_time17-06-2026 remove_red_eye742 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Siswi SMA Meninggal Akibat Kabel, Pemprov DKI Bantu Pemakaman dan Beri Santunan

    access_time19-06-2026 remove_red_eye685 personDessy Suciati
  5. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye674 personNurito