You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PSX 20260401 151918
photo Istimewa - Beritajakarta.id

MRT Jakarta Gandeng WRI Susun Metodologi Perhitungan Reduksi Emisi

PT MRT Jakarta (Perseroda) menggandeng World Resources Institute (WRI) Indonesia untuk menyusun metodologi serta menghitung reduksi emisi dari operasional MRT Jakarta. Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mendukung upaya penurunan emisi di sektor transportasi perkotaan.

"Perkuat proses validasi dan registrasi penurunan emisi,"

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam perjanjian kerja sama yang ditandatangani Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, bersama Managing Director WRI Indonesia, Arief Wijaya.

Penandatanganan turut disaksikan Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania, Board Member WRI Indonesia William Sabandar, serta Deputy Head of Low Carbon Infrastructure British Embassy Jakarta Phoebe Rimmer. Kolaborasi ini juga mendapat dukungan dari UK Partnering for Accelerated Climate Transitions (UK PACT) Pemerintah Inggris.

135.117 Pelanggan Gunakan Layanan MRT Jakarta Selama Dua Hari Lebaran

Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat menyampaikan, kerja sama ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menurunkan emisi sektor transportasi secara terukur. Fokus utama kolaborasi meliputi pengembangan metodologi perhitungan reduksi emisi melalui survei peralihan moda (mode shift) serta inventarisasi jejak karbon.

“Selain itu, kerja sama ini juga akan memperkuat proses validasi dan registrasi penurunan emisi melalui Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI), sekaligus membuka peluang pengembangan Nilai Ekonomi Karbon (NEK),” ujar Tuhiyat, Rabu (1/4).

Menurut Tuhiyat, hasil perhitungan tersebut tidak hanya sejalan dengan Peta Jalan Keberlanjutan MRT Jakarta 2022–2030, tetapi juga memperkuat tata kelola pengukuran, pelaporan, dan verifikasi emisi agar lebih kredibel, transparan, dan akuntabel.

“Rencananya kerja sama ini akan berlangsung selama satu tahun ke depan,” katanya.

Sementara itu, Managing Director WRI Indonesia, Arief Wijaya menekankan pentingnya pendekatan berbasis data untuk memperkuat kontribusi transportasi publik dalam aksi iklim.

“Selama ini, kontribusi transportasi publik terhadap penurunan emisi sering belum terlihat secara jelas dalam angka. Dengan metodologi yang kuat, kita bisa menunjukkan bahwa transportasi publik adalah salah satu intervensi paling strategis dalam mencapai target iklim perkotaan,” tuturnya.

Selain penandatanganan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan dialog strategis mengenai peran operator transportasi publik dalam mendukung dekarbonisasi transportasi perkotaan. Diskusi ini menghadirkan perwakilan dari Kementerian Perhubungan RI, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, MRT Jakarta, dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3277 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2149 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye803 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye803 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye739 personDessy Suciati