You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sosialisasi Pengendalian Hama Tanaman tamansari budi
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

40 Warga Tamansari Diajarkan Cara Atasi Hama Tanaman

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas Ketahan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Kamis (9/4), menggelar roadshow mobil klinik tanaman di Urban Farming RW 06 Kelurahan Keagungan, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. 

"Untuk tanaman pertanian perkotaan yang dikembangkan warga."

Kegiatan diikuti 40 peserta perwakilan dari Pokja 3 PKK delapan kelurahan, Dawis, pengelola RPTRA dan pengurus PKK Kecamatan Taman Sari.

Koordinator Tim Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) di Provinsi DKI Jakarta, N Carta mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai hama atau penyakit pada tumbuhan dan cara penanganannya.

150 Jakpreneur Diedukasi Fasilitasi Pangan

"Khususnya untuk tanaman pertanian perkotaan yang dikembangkan warga.Termasuk kita lakukan edukasi mengenai proteksi," katanya.

Dicontohkan Carta, edukasi untuk proteksi tanaman di antaranya dengan melakukan pengenalan produk pengendali yang ramah lingkungan seperti trichoderma, trichokompos, bubur California, dan pestisida nabati. 

Diharapkannya, melalui kegiatan ini warga dapat mengenal dan melakukan pengendalian secara mandiri hama serta penyakit pada tanaman sayur dan buah di lingkungan mereka. Lalu, informasi didapat ini diharapkannya juga diketuktularkan ke rekan-rekan dan lingkungan sekitar.

"Tadi juga ada pemberian agen hayati seperti trichokompos dan trichoderma, serta pemberian bibit tanaman gratis bagi peserta," tambahnya.

Ketua RW 06 Kelurahan Keagungan, Taufik Hidayat, mengaku senang kegiatan yang diusulkkan Satpel KPKP Kecamatan Tamansari ini digelar di lingkungannya. 

Berbagai materi edukasi yang disampaikan, menurutnya,sangat penting bagi penggiat urban farming dan warga yang memiliki tanaman.

Diakuinya, urban farming yang ada di wilayahnya selama ini belum maksimal dan terindikasi terdampak hama. Karena itu, setelah ini Ia bersama jajaran akan coba mempraktekkan pengetahuan yang didapat untuk memaksimalkan pengelolaan tanaman di lingkungan mereka.

"Nanti warga akan kita sosialisasikan lagi bagaimana cara untuk menanam tumbuhan-tumbuhan yang seperti apa yang nanti berguna buat masyarakat sesuai materi yang kami dapat hari ini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1343 personTiyo Surya Sakti
  2. Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

    access_time30-08-2026 remove_red_eye1211 personFakhrizal Fakhri
  3. Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

    access_time04-09-2026 remove_red_eye935 personFakhrizal Fakhri
  4. Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

    access_time03-09-2026 remove_red_eye840 personNurito
  5. Bank Jakarta Raih KEJAR Award 2026

    access_time30-08-2026 remove_red_eye833 personAldi Geri Lumban Tobing