You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penataan di Jalan Damai Usung Konsep Mural Nuansa Betawi
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Penataan Kawasan Unggulan di Jalan Damai Usung Mural Budaya Betawi

Penataan Kawasan Unggulan Triwulan I di Jalan Damai RT 01/07, Kelurahan Mampang Prapatan, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mengusung konsep mural bertema budaya Betawi.

"Penataan selama kurang lebih tiga bulan"

Lurah Mampang Prapatan, Murniasih mengatakan, sebelum dilakukan penataan, lokasi tersebut merupakan tempat pembuangan sampah liar dengan kondisi tembok penuh coretan vandalisme.

Penataan Kawasan Unggulan di Jalan Raya Gongseng Tuntas Dikerjakan

"Sebelumnya terlihat kumuh karena banyak sampah dan coretan pada tembok. Setelah berdiskusi dengan warga dan pengurus lingkungan, kami melakukan penataan selama kurang lebih tiga bulan," ujarnya, Jumat (10/4).

Murniasih menjelaskan, penataan dilakukan di lahan seluas sekitar 200 meter persegi dengan tinggi tembok 2,5 meter. Pengerjaan dilakukan enam petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta didukung Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, khususnya dalam penyediaan tempat sampah pilah.

"Penataan ini sudah dimulai sejak akhir Januari 2026 dan selesai kemarin," bebernya.

Menurutnya, konsep mural yang dihadirkan menampilkan berbagai ikon budaya Betawi, seperti Ondel-ondel, Abang None, si Pitung, delman, dan sepeda ontel.

"Melalui mural ini, kami ingin menghadirkan nuansa budaya Betawi sekaligus memperindah lingkungan," terangnya.

Ia berharap, kawasan yang telah ditata dapat dijaga dan dirawat secara bersama-sama oleh warga agar tetap bersih, rapi, dan nyaman.

"Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mempertahankan lingkungan yang sudah tertata dengan baik ini," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Husnaini mengapresiasi penataan yang dilakukan oleh pihak kelurahan. Sebab, tempat tersebut sebelumnya terlihat kumuh akibat sampah yang menumpuk dan coretan tidak beraturan di dinding.

"Dulu jalannya sempit, banyak sampah, dan temboknya penuh coretan sehingga terlihat kotor. Sekarang sudah rapi dan lebih nyaman dilihat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PWNU DKI Percayakan Pemotongan Hewan Kurban di Dharma Jaya

    access_time28-05-2026 remove_red_eye1361 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1084 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye941 personAnita Karyati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye916 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Rano Serahkan Sapi Kurban Bagi Warga Tangki

    access_time27-05-2026 remove_red_eye910 personFolmer