You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Batik betawi sukapura ist2
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Rano Hadiri Peluncuran Batik Betawi Khas Sukapura

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri halal bihalal dan peluncuran Batik Betawi khas Sukapura di Kampung Budaya Betawi Sukapura, Jalan Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara. 

"Serius saya bangga,"

Dalam kesempatan itu, Rano disuguhkan peragaan busana Batik Betawi khas Sukapura hasil kreasi warga sekitar, setelah rampung mengikuti pelatihan membatik.

"Serius saya bangga dan tadi saya berbisik, nih tanah siapa di daerah sini masih ada tanah seluas ini. Apalagi kalau tanah ini, dalam tanda kutip, mau diwakafkan untuk membangun kebudayaan kita, Wow!," katanya, Jumat (10/4).

Bentang Batik 27 Meter Bergambar Delapan Presiden Warnai Monas

Dikatakan Rano, mungkin sebagian orang masih berpikir apa gunanya menjaga kelestarian budaya kita. Ditegaskannya, bila kebudayaan hilang, akan membuat tradisi, tata cara hingga adab juga hilang.

Karena itu, Rano menegaskan selama Ia menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta akan berupaya semaksimal mungkin untuk melestarikan budaya. Karena itu, Ia berjanji sebagai jangka pendek akan memberikan bantuan berupa perangkat soundsystem ke Yayasan Kampung Budaya Betawi Sukapura.

Peralatan itu diharapkannya bisa mendukung berbagai penampilan dan kegiatan budaya yang akan digelar mereka. Lalu, Rano juga meminta Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Miftahuloh Tamary untuk memfasilitasi hingga 10 kali kegiatan pelatihan membatik bagi masyarakat di sekitar Perkampungan Budaya Betawi Sukapura.

"Kalau mau, nanti bisa Abang kirim untuk belajar ecoprint namanya, jadi bikin bahan pakaian dari daun-daun. Nanti Mpok Dewi, istri Abang, akan kirim tim kemari," tambahnya.

Dilanjutkan Rano, pada 2027 mendatang, Jakarta akan memasuki usia ke-500 tahun atau lima abad. 

"Saya berharap para ibu pengrajian batik di Kampung Budaya Betawi Sukapura bisa membuat kreasi motif batik edisi usia 500 tahun kota Jakarta.," harap Rano.

Terhadap anak-anak yang mementaskan kreasi seni budaya di hadapannya, Rano berharap mereka terus mengasah diri. Nantinya, Rano berharap mereka juga bisa tampil memeriahkan Karnaval Budaya di Bundaran HI saat pelaksanaan Car Free Day.

Selain itu, Rano juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan dan partisipasi masyarakat serta organisasi masyarakat Betawi khususnya, sehingga Jakarta bisa dianugerahi label sebagai kota teraman kedua di dunia setelah Singapura. Capaian itu diyakinkannya merupakan bentuk dari hasil jerih payah bersama menjaga Jakarta.

"Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Sekali lagi, semangat! Mudah-mudahan apa yang kita bangun ini menjadi kepentingan buat kita bersama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5095 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1823 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1764 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1600 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1537 personAnita Karyati