You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260412 WA0047
photo Fakhrizal Fakhri - Beritajakarta.id

Wagub Rano Tekankan Nilai Persaudaraan dalam Perayaan Nyepi

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri Dharma Santi Nyepi DKI Jakarta dalam rangka perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Minggu (12/4).

"ruang untuk memperkuat persaudaraan,"

Rano menyampaikan, Dharma Santi menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan, dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Jakarta.

Ia menyampaikan, tema ‘Vasudhaiva Kutumbakam: DKI Jakarta Harmoni, Indonesia Maju’ mencerminkan semangat bahwa seluruh warga merupakan satu keluarga besar.

Layanan Kesehatan di Jakarta Tetap Optimal Selama Libur Nyepi dan Idulfitri

“Hari Suci Nyepi menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan. Tema ini menggambarkan bahwa seluruh warga Jakarta adalah satu keluarga,” ujar Rano.

Ia menambahkan, perayaan Nyepi mengajarkan nilai-nilai keheningan, refleksi diri, dan pengendalian diri melalui Catur Brata Penyepian.

Selain itu, Rano menilai, kedekatan waktu antara perayaan Nyepi dan Idulfitri membawa pesan kuat tentang pentingnya kesucian hati, saling memaafkan, serta penguatan toleransi antarumat beragama.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam membangun Jakarta yang harmonis,” katanya.

Lebih lanjut, Rano menjelaskan, rangkaian perayaan keagamaan sepanjang tahun telah dikemas dalam satu kalender kegiatan budaya Jakarta, mulai dari Natal, Tahun Baru, Imlek, Nyepi, Ramadan, hingga Idulfitri.

Menurutnya, integrasi kegiatan keagamaan dan budaya tersebut bertujuan memperkuat kebersamaan sekaligus menegaskan identitas Jakarta sebagai kota yang inklusif.

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menjadikan agenda tersebut sebagai kalender budaya tahunan yang terus dikembangkan, terutama menjelang perayaan 500 tahun Jakarta pada 2027.

“Kami telah menyepakati ini sebagai kalender kegiatan budaya Jakarta. Tahun depan, saat Jakarta berusia 500 tahun, kegiatan ini akan kami perluas,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) akan didorong untuk mempromosikan kalender budaya Jakarta ke tingkat internasional, termasuk ke negara-negara ASEAN dan Eropa.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, seiring tren positif wisatawan dari kawasan Asia Tenggara.

“Mungkin tidak disadari, tahun lalu kunjungan wisatawan dari Malaysia dan Singapura ke Jakarta cukup tinggi. Salah satunya terlihat dari jumlah penumpang Whoosh yang melebihi 120 ribu, yang didominasi wisatawan Asia Tenggara,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

    access_time04-09-2026 remove_red_eye2610 personFakhrizal Fakhri
  2. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye1793 personDessy Suciati
  3. Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

    access_time06-09-2026 remove_red_eye1656 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

    access_time06-09-2026 remove_red_eye1525 personNurito
  5. Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

    access_time01-09-2026 remove_red_eye1492 personTiyo Surya Sakti