Pembangunan Tanggul Pengaman di Pulau Karya Rampung Pekan Depan
Pasukan Biru dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu melakukan akselerasi pembangunan tanggul pengaman di Pantai Cikaya, Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Pengerjaan ditargetkan tuntas pekan depan.
"Menahan gelombang laut dan mencegah abrasi"
Kepala Seksi Pantai Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Wahyu Maulana mengatakan, pembangunan tanggul tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan warga melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025.
Pasukan Biru Bangun Tanggul Pengaman Pantai di Pulau Tidung"Pembangunan tanggul ini bertujuan menahan gelombang laut dan mencegah abrasi yang berpotensi merusak garis pantai, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi warga maupun wisatawan," ujarnya, Rabu (22/4).
Wahyu menjelaskan, pembangunan tanggul dilakukan secara bertahap. Pada tahun sebelumnya, pekerjaan telah dilaksanakan sepanjang kurang lebih 100 meter. Tahun ini, pembangunan dilanjutkan dengan tambahan sepanjang 65 meter.
Menurutnya, struktur tanggul dirancang kokoh menggunakan kubus masif dengan formasi tiga banding dua. Sehingga, menghasilkan ketinggian sekitar 1,2 meter dan lebar sekitar 80 sentimeter.
"Setelah proses penyusunan kubus masif, tahap berikutnya adalah pengecoran. Hal ini dilakukan untuk memperkuat struktur agar tanggul lebih kokoh, stabil, dan rapi," terangnya.
Ia memaparkan, seluruh proses pengerjaan dilakukan secara manual oleh 10 personel Pasukan Biru, mulai dari pelangsiran kubus masif dari Pulau Panggang hingga penyusunan di lokasi proyek, dengan dukungan peralatan kerja yang memadai.
"Pekerjaan dimulai sejak awal April dan ditargetkan rampung pada pekan depan. Kami berharap tanggul ini dapat memberikan rasa aman bagi warga serta mendukung aktivitas pariwisata di Pulau Karya," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua RT 03/01, Kelurahan Pulau Panggang, Abdul Rohim,
mengapresiasi kelanjutan pembangunan tanggul tersebut.
Ia berharap, keberadaan tanggul dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya dalam menjaga kawasan pesisir, tetapi juga mendorong perkembangan potensi wisata lokal.
"Pantai ini kerap dikunjungi wisatawan. Keberadaan tanggul ini diharapkan membuat kawasan di sini menjadi lebih aman, tertata, dan nyaman bagi pengunjung maupun warga," tandasnya.