You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260420 WA0068
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pendatang Baru Jakarta Didominasi Usia Produktif

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi DKI Jakarta telah mendata sebanyak 7.911 jiwa pendatang baru pascalebaran 1447 H/2026 M.

"lebih dari 57 persen pendatang baru berada pada usia produktif,"

Pendataan berlangsung sejak 25 Maret hingga akhir April 2026 dalam kegiatan sosialisasi dan layanan jemput bola pendataan pendatang baru setelah lebaran 2026 di seluruh wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.

Kepala Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto mengatakan, data tersebut bersifat dinamis dan akan terus diperbarui seiring berlangsungnya proses pendataan hingga akhir April 2026.

Seluruh Petugas Dukcapil di Kramat Pela Tetap Masuk Layani Warga

Ia menyampaikan, Jakarta sebagai pusat ekonomi Indonesia, masih menjadi daya tarik bagi penduduk luar daerah yang datang pascalebaran untuk mencari pekerjaan di Jakarta.

“Berdasarkan data yang masuk, lebih dari 57 persen pendatang baru berada pada usia produktif yaitu 20 sampai 39 tahun,” ujar Denny, Rabu (22/4).

Ia memastikan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak melakukan operasi yustisi sejalan dengan arahan Gubernur Pramono Anung.

Denny menjelaskan, pihaknya melakukan pendekatan secara humanis melalui koordinasi dengan para wali kota, bupati, camat, lurah, serta pengurus RT/RW disertai dengan sosialisasi kepada warga dan layanan jemput bola pendataan pendatang baru pascalebaran di permukiman warga dan seluruh loket pelayanan Dukcapil di DKI Jakarta.

Ia mengimbau, penduduk yang hanya menetap sementara di Jakarta untuk mendaftar sebagai penduduk nonpermanen di loket pelayanan Dukcapil tingkat kecamatan atau Suku Dinas Dukcapil sesuai domisili.

“Bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu, pendaftaran penduduk nonpermanen juga dapat dilakukan melalui Identitas Kependudukan Digital,” katanya.

Denny menuturkan, pendataan penduduk merupakan instrumen krusial dalam menyusun kebijakan pembangunan sosial ekonomi (data-driven policy) untuk merumuskan strategi dan menentukan skala prioritas, serta menyiapkan daya dukung infrastruktur seperti transportasi publik, layanan kesehatan, pendidikan dan pelayanan publik lainnya.

“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap urbanisasi pascalebaran dapat lebih terkendali, sehingga kehadiran pendatang memberikan kontribusi positif bagi perekonomian ibu kota,” tandasnya.

Sebagai informasi, masyarakat juga dapat memantau data pendatang di wilayahnya melalui situs resmi Dukcapil DKI Jakarta di alamat, https://kependudukancapil.jakarta.go.id pada menu ‘Pendatang Pasca Lebaran’.

Bagi pendatang baru di Jakarta dipersilakan mengurus administrasi kependudukan di loket layanan Dukcapil di tingkat kelurahan, kecamatan maupun kota/kabupaten administrasi. Seluruh layanan tersebut tidak dipungut biaya alias gratis.

Selain itu Dukcapil juga membuka layanan tambahan SaPa (Sabtu Pelayanan Adminduk) pada minggu ketiga setiap bulan di seluruh service point loket Dukcapil.

Informasi lebih lanjut dapat mengunjungi kanal resmi informasi, media sosial resmi Dukcapil @dukcapiljakarta, Pesan WhatsApp “WA DJawara” 0812-120-120-31 atau call center 1500-031.

Sebelumnya, kegiatan sosialisasi pendataan pendatang baru pascalebaran tingkat kota administrasi dilaksanakan secara serentak pada 20 April 2026 di lima wilayah kota DKI Jakarta, yaitu di aula kantor Kecamatan Kemayoran, (Jakarta Pusat); kantor sekretariat RW 06 Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, (Jakarta Utara); kantor sekretariat RW 11 Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, (Jakarta Selatan); kantor sekretariat RT 02/01 Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, (Jakarta Barat); aula kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, (Jakarta Timur).

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Hadiri Halal Bihalal Ikatan Orangtua Mahasiswa ITB

    access_time19-04-2026 remove_red_eye4302 personNurito
  2. Rano Paparkan Potensi Ekraf Videografi dan Fotografi di Launching COJ

    access_time17-04-2026 remove_red_eye1713 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. KI DKI Apresiasi Peran Komdigi-ISKI Kawal Implementasi PP 17/2025

    access_time16-04-2026 remove_red_eye1647 personFolmer
  4. Pemprov DKI Rayakan Paskah Bersama di Kota Tua

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1336 personFakhrizal Fakhri
  5. Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Demi Upaya Pelestarian Lingkungan

    access_time18-04-2026 remove_red_eye1129 personFakhrizal Fakhri