You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Munjirin panen melon
photo Nurito - Beritajakarta.id

Munjirin Pimpin Panen Melon di Cipinang Melayu

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin bersama Ketua TP PKK setempat Essie Feransie Munjirin memanen buah melon di lahan urban farming yang dikelola Kelompok Tani Gerakan Bersama Tanaman Menjadi Subur (Poktan Geber Tabur) di RW 12, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar.

"Hasilnya bagus"

Kegiatan panen ini turut dihadiri Camat Makasar Dimas Prayudi, Lurah Cipinang Melayu Arroyantoro, jajaran pejabat terkait, serta anggota Poktan setempat. Suasana panen berlangsung semarak dengan hasil memuaskan.

Benih Melon Disemai di Greenhouse Poktan Geber Tabur

Munjirin mengatakan, panen kali ini menghasilkan sekitar 30 buah melon jenis Ethanon dengan kualitas yang baik. 

"Alhamdulillah, hasilnya bagus. Mudah-mudahan selain dengan Poktan Geber, ke depan Bank Jakarta bisa terus berkolaborasi dengan kelompok tani di Jakarta Timur," ujarnya, Jumat (24/4).

Ia mengingatkan pentingnya strategi menghadapi musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino. Poktan diminta bijak dalam penggunaan air serta memilih varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering.

"Penggunaan air harus dimaksimalkan secara efisien. Selain itu, pola tanam dan pemilihan jenis tanaman harus disesuaikan dengan kondisi musim kemarau," terangnya.

Pemerintah Kota Jakarta Timur, lanjut Munjirin, akan terus memberikan pembinaan kepada Poktan melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), TP PKK, serta melibatkan kelompok tani yang telah berpengalaman.

Sementara itu, Ketua Poktan Geber Tabur, Amin menuturkan, panen kali ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya berhasil memanen 53 buah melon. 

"Rata-rata berat melon yang dipanen sekitar 2,6 hingga 3,3 kilogram. Hasil panen ini kami jual ke masyarakat dan peminatnya cukup banyak," ungkapnya.

Ia menambahkan, hasil penjualan tersebut digunakan untuk mendukung operasional kegiatan urban farming, sehingga keberlanjutan program tetap terjaga.

"Selain melon, kami juga budidayakan berbagai tanaman lain seperti cabai, terong, timun, okra, cabai keriting, dan melon mini," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye42407 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye3987 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1776 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1617 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1354 personDessy Suciati