You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bank Sampah Kelurahan Keagungan bilal2
photo Bilal Nugraha Ginanjar - Beritajakarta.id

Pansus Targetkan Jakarta Kelola Sampah Secara Mandiri

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan menargetkan Jakarta mampu mengelola sampah secara mandiri.

"Kita harus bisa mengelola sampah sendiri,"

Selama ini, kata dia, Jakarta masih bergantung pada pengiriman sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Namun, kondisi tersebut dinilai tidak bisa terus dipertahankan, terutama setelah diberlakukannya larangan open dumping mulai 1 Agustus mendatang.

“Kita juga berterima kasih kepada Kabupaten dan Kota Bekasi yang selama ini menerima. Tapi ke depan, kita harus bisa mengelola sampah sendiri dengan melibatkan semua pihak,” ujarnya, Selasa (5/5).

Warga RW 04 Malaka Jaya Disosialisasikan Program Pilah Sampah

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak agar gerakan memilah sampah dari rumah dapat berjalan optimal.

Menurutnya, selain peran pemerintah dan masyarakat, keterlibatan kader lingkungan serta pegiat komunitas perlu diperkuat. Bahkan, pendekatan kepada generasi muda melalui influencer dinilai menjadi strategi efektif untuk memperluas jangkauan sosialisasi.

“Sekali lagi, kita minta dilibatkan seluruh pihak. Ada kader, pegiat lingkungan, hingga influencer anak muda untuk memassifkan gerakan ini melalui media sosial,” kata Wawan, sapaan akrabnya.

Wawan juga menyoroti pentingnya menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk asisten rumah tangga (ART), yang memiliki peran dalam pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.

“Ini juga perlu disasar, sehingga pesan pemilahan sampah benar-benar sampai ke semua pihak,” tambahnya.

Ia berharap, melalui sosialisasi yang masif di berbagai platform, Jakarta dapat semakin mandiri dalam mengelola sampahnya.

Lebih lanjut, Wawan menegaskan, urgensi pengurangan beban di TPST Bantargebang yang saat ini masih menampung timbunan sampah dalam jumlah sangat besar.

“Kita ingin mengurangi secara serius beban di Bantargebang, karena di sana masih ada sekitar 60 juta ton sampah lama yang harus diselesaikan,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3216 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2827 personAnita Karyati
  3. Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

    access_time30-09-2026 remove_red_eye1976 personFolmer
  4. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1580 personTiyo Surya Sakti
  5. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1409 personNurito