Petugas Gabungan Tertibkan PKL di Jalan Danau Bisma
Sebanyak 35 petugas gabungan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) tanaman hias yang mengokupasi lahan di Jalan Danau Bisma, RW 12, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Berjualan di lokasi yang sesuai peruntukannya"
Lurah Pademangan Barat, Sugiharjo Timbo mengatakan, penertiban tersebut merupakan tindak lanjut arahan Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Utara yang sebelumnya telah memberikan imbauan kepada para pedagang.
PKL Okupasi Trotoar Jalan Kemuning DitertibkanSugiharjo menjelaskan, pelaksanaan penertiban telah dimulai sejak sehari sebelumnya dan dilanjutkan pada hari ini dengan melibatkan unsur Satpol PP, petugas PPSU, serta personel Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Tanjung Priok.
"Penertiban sudah dilakukan sejak kemarin sore dan dilanjutkan hari ini dengan melibatkan sekitar 35 personel gabungan," ujarnya, Selasa (5/5).
Menurutnya, penertiban dilakukan secara persuasif dan humanis. Petugas juga memberikan sosialisasi kepada pedagang terkait pentingnya mematuhi aturan pemanfaatan ruang dan menjaga ketertiban lingkungan.
"Pendekatan yang kami lakukan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan. Para pedagang diberikan pemahaman agar ke depan dapat berjualan di lokasi yang sesuai peruntukannya," terangnya.
Ia menambahkan, para pedagang turut difasilitasi dalam proses relokasi menggunakan satu unit truk milik SDA menuju kawasan Kemayoran.
Penertiban ini tidak hanya bertujuan menata kawasan agar lebih tertib dan rapi, tetapi juga untuk mendukung kelancaran pengerukan saluran penghubung (Phb) Waduk Cincin.
"Tertibnya kawasan ini akan membuat akses bagi petugas SDA untuk melakukan pengerukan saluran menjadi lebih mudah. Hal ini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi saluran sekaligus mengurangi potensi genangan," ucapnya.
Sugiharjo menuturkan, kawasan tersebut akan ditata lebih lanjut oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, antara lain melalui penambahan ruang hijau dan pembangunan trotoar.
"Kawasan ini akan ditata dan dirapikan. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk mematuhi aturan demi kenyamanan bersama," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Dani (33) mengapresiasi langkah pemerintah dalam menertibkan dan merelokasi pedagang. Sehingga, kawasan Jalan Danau Bisma semakin tertib dan bersih.
"Kami mendukung penataan ini karena lingkungan menjadi lebih rapi. Semoga masyarakat juga ikut menjaga kebersihan dan ketertiban agar kondisi ini dapat dipertahankan," tandasnya.