You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
75 Peserta Ikuti Pelatihan UMKM Go Digital di Jaksel (1)
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pelatihan UKM Bisnis Kopi Go Digital Diikuti 75 Peserta

Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan menyelenggarakan pelatihan UMKM Go Digital bertajuk Let’s Talk About Coffee with Kumura.id. Pelatihan yang berlangsung di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan ini diikuti sebanyak 75 peserta.

"Pendampingan menyeluruh"

Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan, Djaharuddin mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari program Jakarta Entrepreneur yang mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan UKM agar lebih maju, mandiri, inovatif, dan berdaya saing.

"Melalui program ini, pelaku UMKM mendapatkan pendampingan menyeluruh mulai dari pelatihan kewirausahaan, fasilitasi perizinan, sertifikasi produk, penguatan manajemen usaha, digitalisasi pemasaran, hingga perluasan akses pasar," ujarnya, Senin (11/5).

Pelaku UMKM Diajak Gunakan AI Perluas Pemasaran Produk

Djaharuddin menjelaskan, program tersebut juga menjadi upaya menciptakan wirausaha baru sekaligus mendorong pelaku UKM agar mampu naik kelas di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

"Saya mengapresiasi kolaborasi bersama PT David Roy Indonesia yang dinilai berperan penting dalam mendukung pengembangan UMKM di Jakarta Selatan melalui platform Kumura.id," terangnya.

Menurutnya, sinergisitas antara pemerintah dan dunia usaha merupakan langkah strategis dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

"Kolaborasi ini bukan hanya sebatas pelaksanaan pelatihan, tetapi menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dalam membangun kapasitas pelaku usaha kecil agar mampu bertahan, berkembang, dan naik kelas," ungkapnya.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut juga memberikan wawasan mengenai potensi usaha kopi yang saat ini berkembang menjadi salah satu tren pasar dengan peluang bisnis menjanjikan. Kopi kini tidak hanya dipandang sebagai minuman, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat.

"Kondisi ini membuka peluang usaha mulai dari pengolahan produk kopi, coffee shop, pemasaran produk turunan kopi, hingga pengembangan merek lokal dengan identitas khas," bebernya.

Ia menuturkan, dalam pelatihan tersebut peserta mendapatkan pembekalan terkait pemasaran digital, penguatan merek, dan strategi memperluas pasar melalui media digital.

"aya mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, aktif berdiskusi, menggali ilmu dari narasumber, serta membangun jejaring antarwirausaha," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta, Andi Rahman mengaku sangat senang mengikuti pelatihan tersebut karena memberikan pengetahuan baru mengenai digitalisasi pemasaran produk.

"Saya ingin belajar lebih lanjut terkait teknik digital. Saat ini masyarakat membutuhkan tampilan dan promosi produk yang menarik di media sosial," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

    access_time03-08-2026 remove_red_eye1105 personTiyo Surya Sakti
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye953 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Kepulauan Seribu Raih Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional

    access_time03-08-2026 remove_red_eye951 personAnita Karyati
  4. Konservasi Pulau Sabira Perkuat Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan

    access_time03-08-2026 remove_red_eye922 personAnita Karyati
  5. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye896 personAnita Karyati