You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260512 WA0099
photo Nurito - Beritajakarta.id

Munjirin Minta Camat dan Lurah Berinovasi Tekan Volume Sampah

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menginginkan agar para camat dan lurah untuk menghadirkan inovasi dalam pengolahan sampah di wilayah masing-masing. 

"Pemilahan dan pengolahan sampah"

Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan volume sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang setiap harinya.

Gerakan Pilah Sampah Dorong Ekonomi Sirkular

Imbauan itu disampaikan Munjirin saat rapat monitoring dan evaluasi (monev) program penanganan sampah di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Timur yang dihadiri Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga; Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Monang Sinaga; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Timur, Fauzi; serta para camat dan lurah.

Munjirin mengatakan, program pilah sampah harus terus diperkuat dengan dukungan data yang jelas terkait volume sampah di setiap wilayah. 

"Lurah dan camat harus mengetahui jumlah sampah di wilayah masing-masing. Perlu ada inovasi agar target pengurangan volume sampah di setiap tempat penampungan sementara dapat tercapai," ujarnya, Selasa (12/5).

Munjirin menargetkan, upaya pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber mampu mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

"Kita berharap sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang bisa terus berkurang setiap harinya. Caranya melalui pemilahan dan pengolahan sampah," terangnya.

Menurtnya, setiap inovasi yang dilakukan di tingkat kelurahan dan kecamatan harus dipaparkan dalam rapat monev berikutnya, termasuk penjelasan mengenai faktor yang memengaruhi penurunan volume sampah di wilayah masing-masing.

Ia menambahkan, hasil paparan para lurah dan camat nantinya juga akan disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melalui Staf Khusus Gubernur.

Selain itu, Munjirin mendukung adanya mekanisme reward dan punishment dari forum RT/RW terhadap warga terkait penerapan pemilahan sampah dari rumah.

"Ini untuk mendukung program pengolahan dan pemilahan sampah di masing-masing wilayah," ucapnya.

Ia memaparkan, kebutuhan sarana dan prasarana pemilahan sampah dapat dipenuhi melalui kerja sama dengan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Munjirin juga menyebut pentingnya edukasi kepada petugas pengangkut sampah di lingkungan permukiman agar gerobak sampah sudah dilengkapi fasilitas pemilahan.

"Masyarakat harus mulai memilah sampah dari rumah masing-masing," ucapnya.

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga mengapresiasi semangat para lurah dan camat di Jakarta Timur dalam melakukan berbagai upaya pengurangan volume sampah.

"Saya berharap dalam monev bulan depan sudah muncul sedikitnya 10 kelurahan yang siap diikutsertakan dalam ajang Benjamin Sueb Award. Kami menunggu kreativitas dan inovasi dari para lurah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7403 personTiyo Surya Sakti
  2. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1335 personDessy Suciati
  3. Delapan Biopori Sampah Jumbo Dibuat di Cipulir

    access_time08-07-2026 remove_red_eye1108 personTiyo Surya Sakti
  4. Pecahkan Rekor MURI, 2.445 Anak Ikuti Khitanan Massal PAM Jaya

    access_time08-07-2026 remove_red_eye1105 personDessy Suciati
  5. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1046 personAnita Karyati