You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260522 WA0078
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Wali Kota Jaksel Tinjau Pengelolaan Sampah dan Biopori di Lebak Bulus

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar meninjau pelaksanaan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber sampah di Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak.

"Pengelolaan sampah secara lebih masif"

Anwar mengatakan, peninjauan dilakukan di dua lokasi, yakni RW 03 dan RW 07 yang warganya sudah melakukan pengelolaan sampah dengan menyediakan lubang biopori di sejumlah titik.

Pelaku Usaha di Jaksel Disosialisasi Pemilahan dan Pengolahan Sampah

"Saya meninjau dua titik pengolahan sampah. Sesuai instruksi Pak Gubernur, bagaimana kita mengurai dan mereduksi sampah dari sumbernya," ujarnya, Jumat (22/5).

Anwar mengapresiasi langkah cepat warga dan pengurus lingkungan dalam pengelolaan serta pemilahan sampah.

"Upaya ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk menerapkan pengelolaan sampah secara lebih masif," terangnya.

Ia berharap, Suku Dinas Lingkungan Hidup dapat membantu penyediaan sarana dan prasarana pembuatan biopori maupun teba modern dalam jumlah lebih banyak dan disesuaikan dengan volume sampah di wilayah tersebut.

"Saya berharap tidak ada sampah yang keluar dari wilayah ini karena semuanya bisa diolah dari sumbernya," ungkapnya.

Anwar juga meminta Suku Dinas Lingkungan Hidup melakukan inovasi terhadap tempat pengumpulan sampah agar proses pengolahan menjadi lebih efektif. Salah satunya dengan membuat tempat sampah permanen yang ditanam di pinggir jalan.

"Kalau dilihat, banyak bak sampah di jalan yang rusak. Sebaiknya dibuat yang lebih besar dan ditanam agar mikroba dapat bekerja lebih optimal serta mengurangi bau," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga RW 07, Kelurahan Lebak Bulus, Hidayat menjelaskan, saat ini sudah tersedia tiga lubang biopori di lingkungannya. Ke depan, pembuatan lubang biopori akan dilakukan di titik lain sesuai ketersediaan lahan.

"Wilayah kami ini mayoritas berupa kompleks perumahan, pembuatan biopori akan disesuaikan dengan lahan yang tersedia. Mudah-mudahan keberadaan biopori ini membuat warga semakin sadar pentingnya pengelolaan dan pemilahan sampah yang baik," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5333 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1858 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1795 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1787 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1589 personAnita Karyati