You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gerakan pilah sampah pondok bambu nur
photo Nurito - Beritajakarta.id

Warga RW 10 Pondok Bambu Gencarkan Pilah Sampah

Warga di RW 10, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur semakin aktif melakukan pilah sampah dari sumbernya sebagai bentuk dukungan terhadap program pengurangan sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang.

"Masyarakat sudah semangat"

Ketua RW 10, Kelurahan Pondok Bambu, Sutirto Yahya mengatakan, warga terus diajak agar konsisten memilah sampah organik, nonorganik, dan residu dari rumah masing-masing.

Terminal Kampung Rambutan Gencarkan Program Pilah Sampah

"Sampah organik setiap hari diambil petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) untuk diolah menjadi pakan maggot. Sedangkan, sampah nonorganik dikumpulkan dalam keranjang besar untuk dibawa ke bank sampah," ujarnya, Selasa (26/5).

Ia berharap, pengangkutan sampah organik oleh Sudin LH Jakarta Timur dapat dilakukan secara rutin agar tidak terjadi penumpukan yang berpotensi menimbulkan belatung dan bau tidak sedap.

"Kami berharap pengangkutan sampah organik dilakukan rutin karena masyarakat sudah semangat menjalankan program pilah sampah dari sumbernya," terangnya.

Wakil Ketua LMK Kelurahan Pondok Bambu, Heru Irianto Basuki menuturkan, program tersebut dijalankan bersama pengurus RT/RW serta kader PKK. Untuk mendukung pelaksanaan, pihaknya menyiapkan sembilan tempat sampah organik yang dibagikan ke masing-masing RT.

Selain itu, disediakan pula keranjang berukuran besar untuk menampung sampah nonorganik seperti botol dan gelas plastik bekas yang nantinya akan dikelola melalui bank sampah.

"Sudin LH Jakarta Timur juga memberikan tiga tong sampah khusus untuk menampung sampah organik," ungkapnya.

Menurutnya, dua tong sampah organik bantuan Sudin LH mampu menampung sekitar 79 kilogram sampah organik setiap harinya. Sampah tersebut kemudian diangkut petugas Sudin LH maupun petugas PPSU untuk diolah lebih lanjut menjadi pakan maggot. 

"Untuk satu tong lainnya digunakan sebagai penampungan cadangan untuk pengangkutan di hari berikutnya," ucapnya.

Sementara itu, Ketua PKK RW 10, Kelurahan Pondok Bambu, Sri Roes Rejeki menambahkan, kader terus melakukan pendekatan kepada kaum ibu agar terbiasa memilah sampah rumah tangga sejak dari dapur.

Edukasi tersebut dilakukan dalam berbagai kegiatan warga seperti pengajian, arisan, pertemuan PKK, hingga kegiatan lingkungan lainnya.

"Kami melakukan pendekatan kepada kaum ibu karena lebih banyak berada di rumah dan mengurusi sampah rumah tangga agar hasil gerakan pilah sampah ini lebih efektif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin LH Jaksel Buat 345 Lubang Biopori Jumbo dan 40 Teba Modern

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1905 personTiyo Surya Sakti
  2. Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

    access_time20-05-2026 remove_red_eye1849 personDessy Suciati
  3. Pramono Dorong Target Net Zero Emission

    access_time22-05-2026 remove_red_eye1442 personDessy Suciati
  4. SMKN 46 Jakarta Adakan Job dan Edu Fair 2026

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1191 personNurito
  5. Komisi A Tekankan Perencanaan APBD Disusun Akurat

    access_time21-05-2026 remove_red_eye1091 personFakhrizal Fakhri