You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wagub jalan amblas lenteng otoy
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau perbaikan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (2/6). 

"Dalam waktu lima hari jalan ini sudah bisa dilalui dengan kondisi yang cukup baik,"

Rano mengaku sangat surprise, melihat perbaikan sudah rampung dan kedua ruas jalan bisa dilintasi kendaraan.

"Saya sangat surprise, dalam waktu lima hari jalan ini sudah bisa dilalui dengan kondisi yang cukup baik," ucapnya. 

Petugas Gerak Cepat Tangani Jalan Amblas di Lenteng Agung

Dijelaskan Rano, jalan amblas yang terjadi Kamis (28/5), dipicu armco (pipa gorong-gorong baja) saluran di bawah jalan yang mengalami keropos akibat dimakan usia. 

"Di bawah jalan itu terdapat saluran yang mengalirkan air dari Waduk UI Depok," terang Rano.

Rano menegaskan, dalam waktu empat hari jajarannya bekerja siang malam melakukan perbaikan. Termasuk menerjunkan alat berat, sehingga terpaksa dilakukan rekayasa lalu lintas dari arah Jakarta ke Depok, Senin (1/6) kemarin.

Menurut Rano, perbaikan jalan dilakukan dengan mengganti bagian gorong-gorong menggunakan boks culver bermaterial beton jenis K-400. Kemudian pada bagian jalan dilakukan betonisasi untuk memperkuat.

Meski sudah rampung, Rano mengakui bagian tepi masih perlu dilakuan perapihan bahu jalan dan pembersihan sisa material pekerjaan agar tidak memicu kemacetan.

"Jalan yang menghubungkan Jakarta dengan Depok ini merupakan akses yang vital. Saya apresiai Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga yang telah menuntaskan perbaikan dengan waktu cepat," tukasnya. 

Mengenai potensi jalan amblas di sejumlah lokasi lain, Rano tidak menampik, lantaran masih banyak gorong-gorong bawah jalan di Jakarta yang menggunakan material armco berusia lebih dari 30 tahun. 

Karena itu, Ia telah meminta jajaran Dinas SDA untuk segera menginventarisir dan melakukan perbaikan secara bertahap. 

"Tadi saya diskusi dengan SDA dan minta siapkan, karena kita harus bicara pahit. Sehingga kalau terjadi, tahu apa yang harus kita lakukan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye1406 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1144 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye1045 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye882 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Bakesbangpol Ajak Warga Bantu Pantau Orang Asing

    access_time11-09-2026 remove_red_eye790 personFolmer