You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo ist
photo Doc - Beritajakarta.id

Gotong Royong dan Persatuan Jati Diri Generasi Muda

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo mengajak generasi muda menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

"tetap relevan,"

Menurut Rio, di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, Pancasila harus menjadi kompas moral yang membimbing generasi muda dalam berpikir, berinteraksi, dan mengambil keputusan.

“Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan. Nilai-nilainya harus diwujudkan dalam tindakan nyata agar tetap relevan menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujar Rio, Rabu (3/6).

Pancasila Jadi Jangkar Generasi Muda di Tengah Modernisasi

Ia menilai, upaya membumikan Pancasila tidak bisa hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial. Sebab itu, Pemprov DKI Jakarta perlu menghadirkan lebih banyak ruang kreatif yang dekat dengan kehidupan anak muda.

Menurutnya, komunitas kreatif, forum diskusi, konten digital positif, hingga kegiatan kolaboratif dapat menjadi sarana efektif untuk menanamkan semangat gotong royong, toleransi, dan kepedulian sosial.

Rio juga mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif, kewirausahaan muda, dan komunitas berbasis kolaborasi sebagai bentuk nyata penerapan nilai gotong royong dan kemandirian yang terkandung dalam Pancasila.

Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari maraknya judi online, radikalisme digital, hingga persoalan kesehatan mental.

“Sebagai anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, saya akan terus mendorong penguatan literasi digital, perlindungan anak dan remaja di ruang digital, serta perluasan akses layanan konseling dan pendampingan yang mudah dijangkau generasi muda,” katanya.

Rio menambahkan, media sosial (medsos) juga harus dimanfaatkan secara bijak dengan menjadikan Pancasila sebagai filter moral. Kebebasan berpendapat perlu diiringi tanggung jawab, etika, penghormatan terhadap sesama, serta semangat musyawarah.

Dengan demikian, sambung Rio, generasi muda tidak mudah terpengaruh hoaks, ujaran kebencian, maupun polarisasi yang berpotensi mengganggu persatuan.

“Generasi muda Jakarta harus menjadi generasi yang kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman, tetapi tetap berpegang teguh pada nilai kemanusiaan, persatuan, dan gotong royong sebagai jati diri bangsa,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2890 personAnita Karyati
  2. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1705 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1671 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1667 personNurito
  5. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1647 personDessy Suciati