You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG COM 202606041529171960
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Temuan Batu Diduga Artefak di Tanjung Duren Selatan Diteliti

Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat menindaklanjuti temuan lempengan batu diduga artefak di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan. Diduga, keempat objek diduga cagar budaya berupa lempengan batu dengan aksara cina itu merupakan Bongpay.

"Temuan ini dapat melengkapi khazanah sejarah perkembangan Jakarta,"

Kepala Seksi Perlindungan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat, Sekrino menjelaskan, pihaknya telah melakukan kunjungan ke Kantor Lurah Tanjung Duren Selatan, Rabu (3/6) kemarin. menindaklanjuti laporan temuan empat lempengan batu granit yang diduga objek cagar budaya tersebut.

"Dari pengamatan awal, penemuan ini tidak mengherankan karena wilayah Jakarta barat terutama Glodok dan kawasan Tanjung Duren sekitarnya sejak dahulu memang dikenal sebagai kantong kebudayaan masyarakat Tionghoa," katanya, Kamis (4/6).

Sudut Lahan Kantor Kelurahan Tanjung Duren Selatan Dimanfaatkan Jadi Kebon Melon

Dilanjutkan Sekrino, dalam catatan peta lama Jakarta dan berbagai sumber tertulis pernah berdiri salah satu Tepekong terbesar di Batavia yang berlokasi di wilayah Tanjung Duren. Meski belum bisa memastikan, Sekrino menduga ada keterkaitan dengan penemuan tersebut.

Dijelaskan Sekrino, dari keterangan pihak kelurahan lempengan batu itu telah diketahui masyarakat sejak lama. Namun karena ketidaktahuan, objek itu sering digunakan sebagai alas mencuci motor, bahkan ada yang memanfaatkan sebagai bahan tambahan pembangunan rumah.

"Kami akan mengirim nota dinas ke Kepada Dinas Kebudayan untuk melaporkan temuan ini," tuturnya.

Ia berharap, temuan itu bisa ditindaklanjuti pihak Pusat Konservasi Cagar Budaya (PKCB) DKI Jakarta agar untuk meneliti dan mengkaji lebih komprehensif.

"Temuan ini dapat melengkapi khazanah sejarah perkembangan Jakarta," tambahnya.

Lurah Tandung Duren Selatan, Indri Prawiji menjelaskan, awalnya temuan batu itu terdeteksi setelah ada unggahan media sosial dari warga. Kemudian, jajarannya melakukan monitoring untuk memastikan ke lokasi di wilayah RW 01 dan RW 05. 

Saat ditemukan, lempengan batu itu tergeletak di pinggir jalan kawasan permukiman warga. Kemudian, untuk mengantisipasi kerusakan atau hilang, batu tersebut diamankan ke kantor kelurahan.

"Semoga penelitian lebih lanjut bisa memastikan apakah batu itu termasuk artefak yang memiliki sejarah terkait perkembangan Jakarta," harapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1279 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1195 personAnita Karyati
  3. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1039 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Ribuan Wisatawan Berlibur ke Pulau Untung Jawa

    access_time01-06-2026 remove_red_eye876 personAnita Karyati
  5. Saluran Lama di Jl Lenteng Agung Bakal Diganti Box Culvert Beton

    access_time29-05-2026 remove_red_eye736 personAldi Geri Lumban Tobing