You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 0175
photo Istimewa - Beritajakarta.id

400 Peserta Diedukasi Akselerasi Industri Berkelanjutan

Sebanyak 400 peserta terdiri dari perangkat daerah serta pendamping kewirausahaan dan 150 pelaku industri kecil, Senin (8/6), ikut kegiatan Akselerasi Industri Berkelanjutan melalui Digitalisasi Industri dan Penerapan Industri Hijau.

"Peserta mendapatkan materi penguatan kapasitas untuk mengembangkan usaha,"

Kegiatan diadakan Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta di The Tavia Heritage Hotel.  

Sekretaris Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Frida Elizabeth mengatakan, setiap pelaku usaha industri wajib melaporkan kegiatan industri secara berkala kepada pemerintah sebagai landasan perumusan kebijakan, perencanaan pembangunan, dan pengawasan kegiatan industri agar berjalan sesuai prinsip keberlanjutan dan daya saing nasional.

Perkuat Ketahanan Ekonomi, Dinas PPKUKM Gelar Business Matching P3DN

Namun, praktiknya masih banyak pelaku usaha di Jakarta yang belum memahami secara optimal prosedur pelaporan industry melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). 

"Berdasarkan data, sebanyak 1.224 dari total 8.101 perusahaan industri di Jakarta yang baru melapor tahap produksi Triwulan I 2026. Seharusnya paling lambat, 10 April, perusahaan industri telah melaporkan melalui SIINas," ujar Frida.  

Ia mengungkapkan, data ini menunjukkan bahwa masih banyak pelaku usaha yang belum menyadari manfaat strategis dari pelaporan ini baik bagi kepentingan internal maupun dalam rangka membangun ekosistem industri yang sehat dan terintegrasi dengan kebijakan pemerintah

"Kami mengajak semua pelaku usaha industri tidak ragu menyampaikan secara jujur dan konstruktif apa yang dibutuhkan agar terus berkembang, sekaligus tetap bertahan dan berkontribusi di Jakarta menuju kota global berdaya saing. Bukan hanya sebagai penonton, tetapi sebagai aktor utama yang tumbuh bersama dengan kota ini," ungkapnya. 

Perubahan iklim dan efisiensi sumber daya, lanjut Frida, mendorong perlunya percepatan transformasi menuju industri hijau melalui penerapan ekonomi sirkular dan penggunaan energi ramah lingkungan. 

"Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi limbah industri, serta menciptakan ekosistem industri yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing," paparnya. 

Sementara Kabid Perindustrian Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Juanda P Jaya menjelaskan, kegiatan untuk mendorong transformasi industri yang lebih modern, adaptif, dan berdaya saing melalui penguatan digitalisasi industri dan pemanfaatan data yang lebih optimal.

"Peserta mendapatkan materi penguatan kapasitas untuk mengembangkan usaha, meningkatkan daya saing, dan memanfaatkan teknologi dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," jelasnya. 

Selain itu, peserta juga diberi wawasan tentang 

penerapan ekonomi sirkular dan penggunaan energi ramah lingkungan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi limbah, serta menciptakan industri yang lebih berkelanjutan.

"Kami berharap rangkaian kegiatan ini dapat mengembangkan kompetensi pengusaha industri kecil untuk bertransformasi menjadi industri yang berkelanjutan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2864 personAnita Karyati
  2. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1676 personAnita Karyati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1631 personNurito
  4. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1626 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1615 personDessy Suciati