You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penataan taman proklim urban farming rawajati tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Penataan Kawasan Jalan Kaca Jendela Usung Konsep Pertanian Perkotaan

Pihak Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, menata Kawasan Unggulan Triwulan II di Jalan Kaca Jendela, RT 07/RW 08 dengan mengusung konsep pertanian perkotaan (urban farming).

"Ketahanan pangan"

Lurah Rawajati, Sariman mengatakan, penataan tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memperindah lingkungan.

Penataan Kantor Camat Grogol Petamburan Rampung Pekan ini

"Penataan kawasan merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, salah satunya Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan yang turut menyediakan bibit tanaman," ujarnya, Rabu (17/6).

Ia memaparkan, berbagai jenis tanaman telah ditanam di lokasi tersebut, di antaranya terong, cabai, tomat, tanaman buah, serta pohon kelengkeng.

"Saat ini proses penataan sudah selesai dilaksanakan oleh petugas PPSU. Penataan kawasan ini mengusung tema ketahanan pangan melalui program urban farming," ujarnya, Rabu (17/6).

Selain menghadirkan area penghijauan, menurut Sariman, kawasan tersebut juga dilengkapi dengan lubang biopori yang berfungsi untuk mendukung pengelolaan sampah organik. 

"Sampah yang terkumpul nantinya akan diolah menjadi pupuk kompos untuk menunjang pertumbuhan tanaman di lokasi," ungkapnya.

Sariman menuturkan, lahan seluas sekitar 80 meter persegi itu sebelumnya merupakan area terbengkalai yang kurang terawat. Kondisi tersebut menyebabkan lokasi kerap dijadikan tempat pembuangan sampah dan puing bangunan oleh warga yang tidak bertanggung jawab sehingga menimbulkan kesan kumuh.

Melalui penataan kawasan ini, pihak kelurahan berharap masyarakat dapat ikut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun. Selain itu, warga juga didorong untuk mengembangkan konsep serupa di lingkungan masing-masing.

"Kami berharap masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga dan merawat lingkungan yang telah ditata. Warga juga dapat menerapkan metode Amati, Tiru, dan Modifikasi (ATM) untuk mengembangkan program urban farming di sekitar rumah guna memperkuat ketahanan pangan keluarga," ucapnya.

Sementara itu, Ketua RW 08, Kelurahan Rawajati, Sriono menyampaikan apresiasi kepada pihak kelurahan yang telah mengalokasikan anggaran untuk penataan kawasan di wilayahnya.

Lokasi tersebut awalnya merupakan akses jalan yang kemudian sering dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah. Meski sudah berulang kali dibersihkan oleh pengurus lingkungan, kondisi serupa kerap terulang.

"Melalui keberadaan taman ini, kami berharap kawasan yang sudah tertata dapat memberikan manfaat bagi warga RW 08 khususnya dan masyarakat Rawajati pada umumnya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye10993 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6688 personNurito
  3. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3394 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1636 personFolmer
  5. Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1422 personAldi Geri Lumban Tobing