You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bundaran HI dok
photo Doc - Beritajakarta.id

Menuju Lima Abad, Jakarta Tunjukkan Kemajuan Kota Global

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan menilai, usia Jakarta yang hampir mencapai 500 tahun harus menjadi momentum untuk menunjukkan kemajuan nyata sebagai kota global.

"Usia 500 tahun usia yang matang,"

Menurutnya, Jakarta perlu menghadirkan perubahan yang signifikan melalui peningkatan berbagai indikator kota global, mulai dari infrastruktur, ruang terbuka hijau, hingga fasilitas publik yang berkualitas.

“Usia 500 tahun merupakan usia yang sangat matang. Harus ada perbedaan yang jelas antara Jakarta saat memasuki usia lima abad dengan sebelumnya. Parameter kota global, termasuk infrastruktur dan ruang terbuka, harus terus ditingkatkan,” ujar Pantas, Kamis (18/6).

120 Sekolah Berkompetisi dalam Jakarta Robotic Games 2026

Dikatakan Pantas, upaya tersebut perlu sejalan dengan target Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan posisi Jakarta di jajaran kota global dalam beberapa tahun ke depan. Sebab itu, berbagai sarana dan prasarana pendukung masih perlu terus dibenahi.

Pantas juga mengapresiasi sejumlah proyek pembangunan yang telah rampung menjelang HUT ke-499 Kota Jakarta. Menurutnya, peresmian proyek yang telah selesai dikerjakan dapat menjadi pemacu bagi perangkat daerah, sektor swasta, maupun pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan.

“Kalau memang sudah selesai, silakan diresmikan. Taman-taman yang bertambah dan fasilitas publik yang sudah jadi tentu baik untuk masyarakat,” katanya.

Pantas juga mengingatkan agar pembangunan tidak berhenti pada seremoni atau pengumuman rencana proyek semata. Ia menilai, masyarakat lebih membutuhkan hasil nyata yang dapat dirasakan manfaatnya.

“Tidak perlu hingar-bingar mengumumkan akan membangun sesuatu. Kalau sudah selesai, baru diresmikan. Yang penting kerja nyata dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pantas mendukung pembangunan yang tetap berjalan di tengah berbagai dinamika di masyarakat. Menurutnya, setiap proyek memang harus disertai sosialisasi yang baik, namun kepentingan publik tetap harus menjadi prioritas utama.

“Pembangunan harus berpihak kepada masyarakat banyak. Jangan sampai kepentingan publik terhambat hanya karena gangguan dari segelintir pihak,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5127 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1828 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1769 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1626 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1542 personAnita Karyati