You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260621 WA0004
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Kepala Bakesbangpol DKI: Peringatan HANI Momentum Perkuat P4GN

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Muhamad Matsani menginginkan agar peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dapat dijadikan momentum untuk memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

"Memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika"

Matsani, mengatakan peringatan HANI mengingatkan masyarakat bahwa ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika masih menjadi tantangan yang memerlukan perhatian serta kerja sama seluruh elemen masyarakat.

Kepala Bakesbangpol DKI Ingin Peringatan HANI Bukan Sekadar Seremonial

"Kami menekankan bahwa penanggulangan narkotika tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum dan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, komunitas, dunia usaha, serta seluruh masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, dan produktif," ujarnya, saat peringatan HANI 2026 di Riverview Park Stasiun BNI City, Jakarta Pusat, Minggu (21/6).

Matsani menjelaskan, peringatan HANI tahun ini semakin bermakna setelah disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika serta Prekursor Narkotika.

Menurutnya, dengan adanya regulasi tersebut, upaya pemberantasan narkotika tidak lagi dilakukan secara konvensional maupun parsial, melainkan dapat terintegrasi secara menyeluruh.

"Kerja kita tidak lagi bersifat konvensional atau parsial, melainkan dapat terintegrasi secara utuh untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Jakarta maupun Indonesia," terangnya.

Matsani memaparkan, Perda tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkotika.

"Kami yakin, pencegahan merupakan investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Melalui membangun kesadaran sejak dini serta memperkuat karakter generasi muda, kita dapat melindungi masyarakat dari bahaya narkotika dan mewujudkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045," ungkapnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Jakarta, terutama generasi muda, untuk menjadi pelopor hidup sehat dengan menjauhi narkotika dan berani mengatakan tidak terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

Kemudian, warga juga diminta membiasakan perilaku peduli lingkungan dengan memilah sampah dari rumah masing-masing sebagai langkah sederhana yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan.

"Jadilah agen perubahan yang mampu menyebarkan semangat positif di lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, maupun masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta, Awang Joko Rumitro menegaskan komitmen mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, berdaya saing, serta mampu melindungi generasi muda dari bahaya narkotika hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

"Upaya P4GN merupakan tugas seluruh elemen masyarakat. Hal ini harus dimulai dari diri kita sendiri. Untuk itu, tidak boleh ada ruang kompromi maupun toleransi terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

    access_time16-10-2026 remove_red_eye3897 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye2904 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2469 personAnita Karyati
  4. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1243 personAnita Karyati
  5. CiLung Fest 2026 Momentum Bangun Kepedulian Warga terhadap Perairan Jakarta

    access_time16-10-2026 remove_red_eye1219 personFakhrizal Fakhri