Sekda Buka Gebyar Satu Dasawarsa Forum RT/RW DKI Jakarta
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto membuka kegiatan Gebyar Satu Dasawarsa Forum RT/RW DKI Jakarta yang digelar di Jalan Plumpang Semper, Koja, Jakarta Utara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
"Peran aktif masyarakat"
Uus menyampaikan apresiasi kepada Forum RT/RW DKI Jakarta yang selama satu dekade terakhir dinilai berhasil mengonsolidasikan pengurus lingkungan untuk mendukung pembangunan Jakarta secara kolektif.
Edukasi Pilah Sampah Bakal Hadir di HBKB Rasuna SaidMenurutnya, sinergisitas antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan dalam mengatasi berbagai persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.
"Pengolahan sampah dari hulu hingga hilir bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Pemerintah berperan sebagai fasilitator, tetapi peran aktif masyarakat dalam memilah sampah dari sumbernya merupakan kunci utama," ujarnya, Minggu (21/6).
Uus menjelaskan, kegiatan yang bertepatan dengan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi Instruksi Gubernur (Ingub) mengenai pemilahan sampah.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Uus, terus mendorong perubahan pola pengelolaan sampah dari konsep lama kumpul-angkut-buang menjadi pilah-olah yang dimulai dari tingkat rumah tangga.
"Kami ingin di tempat pemrosesan akhir tidak lagi terjadi penumpukan sampah. Untuk itu, pemilahan antara sampah organik dan anorganik harus dilakukan sejak dari rumah. Sampah yang dapat dimanfaatkan atau diolah menjadi pupuk sebaiknya diselesaikan di sumbernya," terangnya.
Uus berharap, keberhasilan pelaksanaan kegiatan di Koja dapat menjadi contoh bagi Forum RT/RW di wilayah lain. Ia mengajak para pengurus RT dan RW untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Pada kesempatan tersebut, Uus turut menanggapi aspirasi warga terkait pelaksanaan HBKB atau Car Free Day di kawasan Koja. Warga berharap kegiatan tersebut dapat digelar secara rutin untuk membantu mengurangi polusi udara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
"Aspirasi warga mengenai pelaksanaan HBKB secara rutin akan saya teruskan kepada Dinas Perhubungan untuk ditindaklanjuti. Bukan hanya dikaji, tetapi juga dicarikan solusi dan kepastian pelaksanaannya. Jika tujuannya untuk kebaikan warga dan lingkungan, saya yakin pemerintah akan mendukung," bebernya.
Sementara itu, Ketua DPP Forum RT/RW DKI Jakarta, Suaib Sulaiman memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara, anggota legislatif, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan yang sudah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menuturkan, dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting dalam menyukseskan program-program kemasyarakatan yang dijalankan Forum RT/RW.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat. Insyaallah, berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat akan terus kami hadirkan," imbuhnya.
Suaib memaparkan, selain HBKB, kegiatan Gebyar Satu Dasawarsa Forum RT/RW DKI Jakarta juga diramaikan dengan deklarasi pilah sampah, senam bersama, pembagian doorprize, serta bazar yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Ia menginginkan, kegiatan tersebut dapat memperkuat kebersamaan dan keharmonisan masyarakat, khususnya di Jakarta Utara.
"Kami meyakini bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama. Kebersamaan akan membuat kita lebih kuat dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," tandasnya.