KI DKI: Jadikan Keterbukaan Informasi Publik Sebagai Budaya
Memasuki usia Jakarta yang ke-499, Komisi Informasi (KI) DKI mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka dan melayani.
"Jakarta semakin siap menjadi kota global modern, inklusif, berkelanjutan,"
Untuk itu, Ketua KI DKI Jakarta Harry Ara Hutabarat, menyerukan semua pihak untuk menerapkan keterbukaan informasi publik sebagai budaya.
"Kami mengajak semua pihak menjadikan keterbukaan informasi sebagai budaya bersama, sehingga Jakarta semakin siap menjadi kota global modern, inklusif, berkelanjutan dan membanggakan di tingkat dunia," ujar Harry, Senin (22/6).
KI DKI Dorong KIP Ditanamkan Sejak DiniIa menegaskan, keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator kemajuan kota modern.
Kota global, menurut Harry, tidak sekadar dibangun melalui infrastruktur dan teknologi, tetapi juga melalui transparansi, partisipasi publik, serta tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
"Kami berharap Rancangan Perda KIP menjadi hadiah publik menuju Jakarta 500 tahun. Regulasi ini akan memperkuat budaya transparansi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperluas partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah," pungkasnya.