Pembangunan Jakarta Harus Selaras dengan Aspirasi Warga
Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin menekankan pentingnya menyelaraskan aspirasi warga dengan desain pembangunan yang disusun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"menjawab kebutuhan masyarakat,"
Menurut Suhud, masih banyak usulan warga yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) belum sepenuhnya terakomodir dalam program pembangunan daerah.
"Banyak aspirasi warga yang menginginkan pembangunan sesuai kebutuhan mereka. Namun, masih ada usulan-usulan hasil Musrenbang yang belum terakomoir dalam desain pembangunan Jakarta," ujar Suhud, Rabu (24/6).
Komisi A Sampaikan Rekomendasi Raperda P2APBD Tahun 2025DPRD DKI, tambah Suhud, berharap perencanaan pembangunan ke depan dapat lebih memperhatikan aspirasi masyarakat agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan warga.
"Harapannya ada keselarasan antara aspirasi warga dengan desain pembangunan Jakarta, sehingga program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat," terangnya.
Selain menyoroti aspek perencanaan, Suhud juga mengingatkan masih adanya sejumlah program yang penyerapannya belum optimal dalam pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Dikatakan Suhud, hal tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) Tahun Anggaran 2025.
Ia menjelaskan, seluruh komisi di parlemen Kebon Sirih telah menyampaikan sejumlah catatan terkait pelaksanaan APBD 2025. Salah satu yang menjadi perhatian masih adanya program yang realisasi anggarannya belum maksimal.
"Memang ada beberapa program yang tidak optimal penyerapannya. Artinya, kinerja Pemprov perlu terus ditingkatkan agar anggaran dapat terserap secara optimal dan program-program yang telah direncanakan bisa berjalan sesuai target," tandas Suhud.