You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
19 Pohon Tabebuya Ditanam di Terminal Kalideres
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

19 Pohon Tabebuya Ditanam di Terminal Kalideres

Unit Pengelola Terminal Kalideres berkolaborasi dengan jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat menanam 19 pohon tabebuya. Selain itu, juga ditanam pohon hias pretty pink sebanyak 5.000 polybag di area akses masuk dan keluar Terminal Kalideres.

"Menanam pohon hari ini bukan hanya untuk dinikmati sekarang,"

Kepala UP Terminal Kalideres, Nur Prasetyo mengatakan, kegiatan penanaman pohon bagian dari program penghijauan di kawasan terminal. Tidak hanya berdampak mengurangi polusi, pohon yang ditanam diharapkan meningkatkan estetika dan kenyamanan terminal.

"Ini tidak hanya seremoni penanaman pohon. Tetapi momentum terciptanya lingkungan Terminal Kalideres lebih hijau, bersih, teduh dan nyaman bagi masyarakat, penumpang, serta seluruh petugas yang beraktivitas di terminal," katanya, Jumat (26/6).

Pramono Tanam Pohon dan Tata Area Kolong Tol Cakung

Dijelaskan Nur, sebanyak 19 pohon tabebuya ditanam di berbagai area kawasan Terminal Kalideres. Di antaranya sebanyak enam pohon ditanam di area timur foodcourt, tiga pohon masing-masing di area halte transjakarta keberangkatan pintu selatan dan area pintu keluar terminal.

Lalu, dua pohon di area sisi utara food court dan masing-masing satu pohon di area taman ruang tunggu, arah pintu keluar sisi utara, pintu masuk, area sebelah utara kantor terminal, serta area sebelah selatan pojok kanan food court. Kemudian sebanyak 5.000 polybag tanaman hias pretty pink ditanam sepanjang akses masuk dan akses keluar terminal.

Diakui Nur, pemilihan menanam pohon tabebuya mempertimbangkan aspek karakter pohon bisa tumbuh tinggi hingga rindang dan memiliki daya tahan tinggi. Selain itu perawatannya juga lebih mudah dan tidak gampang mati.

Ke depan, Nur mengaku pihaknya menargetkan kawasan Terminal Bus Kalideres bisa menjadi contoh terminal yang tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga memiliki ruang hijau, asri, nyaman dan mendukung kualitas lingkungan perkotaan.

"Menanam pohon hari ini bukan hanya untuk dinikmati sekarang, tapi investasi lingkungan bagi generasi mendatang. Kami berharap semangat menjaga dan merawat lingkungan ini dapat menjadi budaya bersama," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

    access_time30-09-2026 remove_red_eye1505 personFolmer
  2. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1472 personAnita Karyati
  3. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1470 personTiyo Surya Sakti
  4. Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

    access_time25-09-2026 remove_red_eye1185 personNurito
  5. Rano Petakan Penguatan Pariwisata di Pulau Tidung dan Untung Jawa

    access_time25-09-2026 remove_red_eye938 personBudhi Firmansyah Surapati