You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dasawisma pilah sampah tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Kader Dasa Wisma Jaksel Jadi Penggerak Pilah Sampah

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mengajak 16.530 kader Dasa Wisma untuk menggerakkan masyarakat dalam memilah sampah rumah tangga sebagai bagian dari upaya merealisasikan Gerakan Jaga Jakarta Pilah Sampah.

"Menggerakkan 10 hingga 20 rumah tangga binaan"

Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, peran kader Dasa Wisma sangat penting karena menjadi organisasi yang paling dekat dengan keluarga dan masyarakat.

Warga RW 08 Tanah Sereal Gencar Pilah Sampah dari Rumah

"Jika setiap kader Dasa Wisma mampu menggerakkan 10 hingga 20 rumah tangga binaannya, perubahan besar dapat terjadi dengan cepat dan nyata," ujarnya, Kamis (2/7).

Syafrin menjelaskan, para kader diharapkan dapat menjadi teladan dengan membiasakan pemilahan sampah organik, anorganik, serta sampah yang memiliki nilai ekonomi. 

"Mereka juga perlu mengajak setiap rumah tangga di lingkungan binaannya untuk mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya," terangnya.

Syafrin meminta warga agar menyalurkan sampah yang masih memiliki nilai ekonomi ke bank sampah atau program pengelolaan sampah yang tersedia di wilayah masing-masing.

"Pada intinya, kami ingin pengelolaan sampah menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi keluarga, khususnya bagi perempuan, agar semakin mandiri, produktif, dan berdaya," ungkapnya.

Kepala Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan, Rizky Hamid menuturkan, penguatan kapasitas kader Dasa Wisma menjadi langkah strategis untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah dari rumah.

"Pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi juga diharapkan dapat meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga," ucapnya.

Ia menambahkan, sebanyak 16.530 kader Dasa Wisma di Jakarta Selatan sudah mendapatkan edukasi mengenai Gerakan Pilah Sampah.

Rizky mencontohkan, salah seorang kader yang dinilai berhasil menginspirasi masyarakat adalah Yuliana Sri Hartati, kader Dasa Wisma Kelompok Kranji 2 dan 3, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, melalui Program Kolaborasi Masyarakat Pilah Oper Kemasan (KOMPAK).

"Program ini berhasil menggerakkan warga untuk memilah sampah dari sumbernya dengan pendampingan tim desainer CoLab Rethinking Waste dari Indonesia dan Belanda sebagai contoh kolaborasi yang mampu memberdayakan masyarakat," bebernya.

Ia berharap, keterlibatan kader Dasa Wisma dapat meningkatkan jumlah keluarga yang membiasakan pemilahan sampah dari rumah hingga mengembangkan pengelolaan sampah yang memberikan nilai tambah ekonomi. 

"Kami ingin memperkuat peran Dasa Wisma sebagai penggerak masyarakat dalam mewujudkan Jakarta Selatan yang bersih, sehat, berdaya, dan selaras dengan semangat Gerakan Jaga Jakarta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1545 personFolmer
  2. Ketua RW dan LMK di Susukan Adu Jago Bikin Nasi Goreng

    access_time19-08-2026 remove_red_eye1158 personNurito
  3. LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh 26 Agustus

    access_time24-08-2026 remove_red_eye1063 personDessy Suciati
  4. LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan 26 Agustus

    access_time22-08-2026 remove_red_eye1049 personDessy Suciati
  5. Munjirin Serahkan Santunan Pelajar Korban Kecelakaan Lalin

    access_time18-08-2026 remove_red_eye984 personNurito