You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas cktrp kelayakan gedung ist
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Sudin CKTRP Jaksel Sudah Cek Kelayakan 650 Gedung

Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Selatan sudah menginspeksi sebanyak 650 gedung sepanjang Januari hingga Juni 2026. Upaya ini dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan dan kelayakan bangunan, terutama setelah insiden Terra Drone yang menelan korban jiwa akibat akses gedung yang dinilai tidak memadai.

"Terhadap bangunan di bawah delapan lantai"

Kepala Sudin CKTRP Jakarta Selatan, Andy Lazuardy mengatakan, peristiwa tersebut menjadi pemicu dilakukannya pemeriksaan secara masif terhadap bangunan di bawah delapan lantai yang menjadi kewenangan pengawasan pemerintah daerah.

Sudin CKTRP Jaksel Periksa Kelayakan 50 Gedung

"Kejadian itu menjadi pemicu kami melakukan pemeriksaan besar-besaran terhadap bangunan di bawah delapan lantai yang menjadi kewenangan pengawasan kami," ujarnya, Jumat (3/7).

Andy menjelaskan, hingga triwulan II 2026, pemeriksaan sudah mencakup sekitar 40 persen dari total bangunan yang menjadi sasaran. 

"Pemeriksaan dilakukan oleh tim khusus yang bertugas menilai aspek keselamatan dan kelayakan bangunan," terangnya.

Menurutnya, inspeksi dilaksanakan melibatkan lintas instansi dengan melibatkan Suku Dinas CKTRP, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta unsur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Hasil penilaian dari ketiga instansi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan status kelayakan bangunan, yakni layak, kurang layak, atau tidak layak digunakan.

"Penilaian dilakukan secara kolaboratif oleh tiga Organisasi Perangkat Daerah. Setelah seluruh hasil pemeriksaan dikumpulkan, barulah ditentukan apakah bangunan tersebut layak, kurang layak, atau tidak layak digunakan," bebernya.

Ia memaparkan, dalam proses inspeksi didapati sejumlah bangunan yang belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Terhadap kondisi tersebut, pihaknya mengedepankan langkah pembinaan dengan memberikan surat pemberitahuan agar pemilik segera mengurus perizinan.

"Kami memberikan surat pemberitahuan terlebih dahulu. Jika pemilik memberikan klarifikasi, umumnya mereka akan mematuhi dan mengajukan permohonan. Namun, apabila tidak ada tanggapan, kami akan menerbitkan surat peringatan," ucapnya.

Ia berharap, pemeriksaan terhadap 650 gedung tersebut dapat meningkatkan kesadaran para pemilik maupun penyewa bangunan terhadap pentingnya keselamatan dan kelayakan gedung, termasuk pemenuhan persyaratan SLF.

"Harapan kami, pemilik gedung lainnya juga segera melakukan evaluasi terhadap bangunannya, termasuk memastikan kepemilikan SLF," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6766 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5667 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye2910 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2111 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1879 personAnita Karyati