Dua Personel Sudinhub Jaktim Peduli Masyarakat Diberi Penghargaan
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin memberikan penghargaan kepada dua personel Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur yang dinilai menunjukkan dedikasi dan kepedulian tinggi dalam menjalankan tugas. Penghargaan diserahkan di halaman Terminal Terpadu Pulo Gebang.
"Teladan bagi seluruh petugas"
Dua petugas yang menerima penghargaan tersebut adalah Gigih Wicaksana (40) dari Satuan Pelaksana Perhubungan Kecamatan Pulo Gadung, dan Hira Rosari (32) dari Sudin Perhubungan Jakarta Timur.
Petugas Damkar Jadi Korban Begal, Pramono Minta Pelaku Ditindak HukumBudi mengatakan, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas tindakan keduanya yang dinilai mencerminkan semangat pelayanan kepada masyarakat.
"Kami memberikan penghargaan kepada Gigih dan Hira yang aksinya sempat viral di media sosial. Ini merupakan teladan bagi seluruh petugas agar selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya, Jumat (3/7).
Gigih mendapat penghargaan setelah berhasil menggagalkan aksi perampasan sepeda motor yang diduga dilakukan pelaku berkedok "mata elang" di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Cakung, Kamis (2/7) sekitar pukul 12.40 WIB.
Saat melintas di lokasi, Gigih melihat seorang pengendara diduga menjadi korban percobaan perampasan kendaraan. Ia kemudian menghardik pelaku sambil merekam kejadian menggunakan telepon genggam.
Tindakannya membuat pelaku mengurungkan aksi dan melarikan diri. Sebelum kabur, pelaku sempat menendang sepeda motor yang dikendarai Gigih hingga nyaris terjatuh.
"Saya tidak menyangka tindakan tersebut mendapat perhatian dan penghargaan dari Bapak Kepala Dinas. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Gigih.
Sementara itu, Hira Rosari menerima penghargaan karena aksi kemanusiaannya membantu seorang pengemudi ojek online bernama Sulis Agung Wibowo yang sepeda motornya terjaring penertiban parkir liar di Jalan Jatinegara Timur, depan RS Mitra Keluarga, beberapa waktu lalu.
Saat berada di dalam truk pengangkut kendaraan hasil penindakan, Sulis bercerita bahwa dirinya tidak memiliki uang karena baru memperoleh pesanan pertama pada hari itu. Ia juga mengaku harus segera pulang untuk mengurus pendaftaran sekolah anaknya.
Tersentuh oleh kondisi tersebut, Hira secara diam-diam memberikan sejumlah uang kepada Sulis sebagai ongkos pulang. Bantuan itu baru diketahui setelah Sulis menceritakan peristiwa tersebut kepada Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak saat mengunjungi kediamannya di Bintara, Bekasi.
Menurut Budi, tindakan yang dilakukan Hira merupakan bentuk empati yang patut dicontoh oleh seluruh petugas.
"Panggilan hati seperti ini menjadi teladan bagi petugas lain dalam menjalankan tugas sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jakarta," tuturnya.
Hira mengaku tidak pernah menyangka bantuan yang diberikannya akan diketahui banyak pihak.
"Saya memberikan uang itu secara diam-diam karena merasa iba. Saya tidak menyangka akhirnya diketahui dan mendapat penghargaan," tandasnya.