You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260706 WA0008
photo Bilal Nugraha Ginanjar - Beritajakarta.id

Area Urban Farming Dibangun di Halaman Kantor Lurah Krukut

Lahan seluas sekitar 50 meter persegi di area pojok barat akses masuk Kantor Lurah Krukut, dikembangkan menjadi area urban farming yang ditanami berbagai pohon produktif dan kolam gizi. 

"Sebagai percontohan untuk memotivasi warga,"

Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Krukut, Bosman Butarbutar mengatakan, pada area urban farming yang dinamai Gerbang Utama Taman Hatinya PKK ini dikembangkan sistem media tanam konvensional tanah datar dan merambat, serta sistem hidroponik menggunakan enam rak tanaman. 

Sementara, kolam gizi dibangun dengan ukuran 1 x 2 meter setinggi 70 sentimeter. Kolam bioflok itu diperuntukkan bagi ikan nila dalam tahap pembesaran akhir.

Urban Farming di Kantor Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 8,5 Kilogram Kangkung

"Kami ingin Gerbang Utama Taman Hatinya PKK ini bisa menjadi area display sebagai percontohan untuk memotivasi warga," katanya, Senin (6/7).

Dilanjutkan Bosman, sebagian hasil dari pengembangan urban famring ini akan dimanfaatkan untuk mendukung program pengentasan stunting dan sebagian lain untuk program ketahan pangan keluarga.

"Hasil tanaman dan ikan akan diberikan kepada warga untuk konsumsi bagi anak kurang gizi. Sebagian dijual dengan harga murah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5495 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1951 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1925 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1898 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1701 personAnita Karyati